Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), khususnya materi gerak berirama, masih menghadapi permasalahan rendahnya partisipasi aktif peserta didik akibat penggunaan metode pembelajaran yang konvensional dan kurang variatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan partisipasi aktif peserta didik kelas VIII A melalui penerapan gerak berirama menggunakan aplikasi TikTok pada pembelajaran PJOK di SMP Negeri 9 Banjarbaru. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-experimental dan desain One-Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian berjumlah 31 peserta didik yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi partisipasi aktif yang terdiri atas 16 butir dengan aspek afektif, kognitif, dan psikomotorik. Instrumen diadaptasi dari instrumen yang telah dinyatakan valid dan reliabel serta disesuaikan melalui expert judgment, dengan reliabilitas menggunakan Cronbach’s Alpha dan kriteria koefisien >0,60. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas, dan Paired Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata partisipasi aktif dari 26,68 pada pretest menjadi 57,19 pada posttest. Peningkatan juga terjadi pada aspek afektif dari 1,65 menjadi 3,63, kognitif dari 1,66 menjadi 3,63, dan psikomotorik dari 1,70 menjadi 3,41. Hasil Paired Sample t-test menunjukkan Sig. (2-tailed) <0,001, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest. Penerapan gerak berirama menggunakan TikTok dapat menjadi alternatif media pembelajaran untuk meningkatkan partisipasi aktif peserta didik dalam pembelajaran PJOK. Kata kunci: gerak berirama; TikTok; partisipasi aktif; PJOK; media pembelajaran digital The Implementation of Rhythmic Movement Using the TikTok Application to Improve the Active Participation of Class VIII A Students in Physical Education Learning Abstract Physical Education, Sports, and Health (PJOK) learning, particularly rhythmic movement, still faces the problem of low student active participation due to conventional and less varied learning methods. This study aimed to determine the improvement in the active participation of Class VIII A students through the implementation of rhythmic movement using the TikTok application in PJOK learning at SMP Negeri 9 Banjarbaru. This study employed a quantitative approach with a quasi-experimental method and a One-Group Pretest-Posttest Design. The subjects were 31 students selected using purposive sampling. Data were collected using an active participation observation sheet consisting of 16 items covering affective, cognitive, and psychomotor aspects. The instrument was adapted from a previously validated and reliable instrument and adjusted through expert judgment, with reliability assessed using Cronbach’s Alpha and a coefficient criterion of >0.60. Data analysis included descriptive statistics, the Shapiro-Wilk normality test, homogeneity test, and Paired Sample t-test. The results showed an increase in the mean active participation score from 26.68 in the pretest to 57.19 in the posttest. Improvements were also observed in the affective aspect from 1.65 to 3.63, cognitive aspect from 1.66 to 3.63, and psychomotor aspect from 1.70 to 3.41. The Paired Sample t-test showed a Sig. (2-tailed) value of <0.001, indicating a significant difference between the pretest and posttest scores. The implementation of rhythmic movement using TikTok can serve as an alternative learning medium to increase students’ active participation in PJOK learning.