Sunarno Sunarno
Universitas Mpu Tantular

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Yuridis Normatif Tindak Pidana Pembunuhan Oleh Pelaku Anak dan Tanggungjawab Pidana Pelaku Dibawah Umur Benny Wijaya; Appe Hutauruk; Hotman Sinambela; Sunarno Sunarno
VIVA THEMIS Vol 9, No 2 (2026): VIVA THEMIS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/vt.v9i2.5799

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlindungan hukum dan pertanggungjawaban pidana terhadap Anak sebagai pelaku tindak pidana pembunuhan. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Bahan hukum dianalisis secara kualitatif untuk mengkaji penerapan ketentuan hukum terhadap perkara pembunuhan yang dilakukan oleh Anak berusia 17 tahun di Pengadilan Negeri Cibinong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap Anak diwujudkan melalui perlindungan identitas, pendampingan penasihat hukum, orang tua dan pembimbing kemasyarakatan, penelitian kemasyarakatan, pembatasan maksimum pidana, serta penempatan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak. Pertanggungjawaban pidana Anak terpenuhi karena Anak berada dalam batas usia pertanggungjawaban pidana, mampu bertanggung jawab, perbuatannya memenuhi unsur Pasal 338 KUHP dan Pasal 351 ayat (2) KUHP, terdapat kesengajaan, serta tidak ditemukan alasan pembenar maupun alasan pemaaf. Majelis Hakim menjatuhkan pidana penjara selama tujuh tahun di LPKA Bandung, yang masih berada dalam batas maksimum pidana bagi Anak. Penelitian ini menegaskan bahwa pertanggungjawaban pidana terhadap Anak harus tetap disertai perlindungan dan pembinaan agar pemidanaan tidak hanya berorientasi pada pembalasan, tetapi juga rehabilitasi dan reintegrasi sosial.
Analisis Yuridis Normatif Pemberatan Pidana Pencurian di Malam Hari Agus Setiyawan; Appe Hutauruk; Hotman Sinambela; Sunarno Sunarno
VIVA THEMIS Vol 9, No 2 (2026): VIVA THEMIS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/vt.v9i2.5796

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertimbangan Majelis Hakim dan penerapan ketentuan pemberatan pidana terhadap tindak pidana pencurian yang dilakukan pada malam hari. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Bahan hukum dianalisis secara kualitatif-deskriptif untuk mengkaji penerapan Pasal 363 ayat (2) KUHP dalam perkara Sahrul Bin Hamim yang diperiksa dan diputus oleh Pengadilan Negeri Cibinong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Majelis Hakim menerapkan ketentuan pencurian dengan pemberatan berdasarkan terpenuhinya unsur-unsur tindak pidana serta adanya keadaan khusus yang menyertai perbuatan, yaitu dilakukan pada malam hari, di pekarangan yang terdapat rumah, dengan merusak pengamanan dan menggunakan kunci palsu atau alat tertentu, serta dilakukan bersama-sama dengan pelaku lain. Pemberatan tersebut tidak hanya didasarkan pada waktu malam hari, tetapi merupakan rangkaian keadaan yang secara keseluruhan meningkatkan tingkat keseriusan tindak pidana. Dalam menentukan pidana konkret, Majelis Hakim mempertimbangkan kerugian korban sebesar Rp17.500.000,00 sebagai keadaan yang memberatkan dan penyesalan terdakwa sebagai keadaan yang meringankan. Terdakwa kemudian dijatuhi pidana penjara selama 2 tahun 10 bulan. Penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan pemberatan pidana berdasarkan pembuktian yang objektif dan pertimbangan pemidanaan yang proporsional.