Tri setiyadi
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Efektivitas OSS RBA Dalam Meningkatkan Iklim Investasi Dan Ekonomi Di Indonesia Kalvin Kalvin; Tri setiyadi; Ketut Astawa; Wiwin Triyunarti
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 10.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Reformasi perizinan berusaha di Indonesia melalui implementasi Online Single Submission Risk-Based Approach (OSS RBA) merupakan upaya strategis pemerintah dalam meningkatkan iklim investasi dan kemudahan berusaha. Sistem ini mengintegrasikan proses perizinan secara digital dengan pendekatan berbasis risiko guna menyederhanakan prosedur dan meningkatkan efisiensi pelayanan. Namun, dalam praktiknya, implementasi OSS RBA masih menghadapi berbagai tantangan yang berpotensi mempengaruhi efektivitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi OSS RBA dalam proses perizinan berusaha serta menilai efektivitasnya dalam meningkatkan iklim investasi di Indonesia ditinjau dari aspek kemudahan berusaha, efisiensi layanan, dan transparansi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur dan analisis dokumen kebijakan serta hasil penelitian terdahulu yang relevan. Data dianalisis secara deskriptif-kritis untuk menggambarkan kondisi implementasi OSS RBA secara komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa OSS RBA telah memberikan kontribusi positif dalam menyederhanakan proses perizinan, mempercepat penerbitan izin usaha, serta meningkatkan transparansi layanan melalui sistem digital terintegrasi. Namun demikian, efektivitasnya belum optimal akibat adanya kendala teknis sistem, keterbatasan literasi digital pelaku usaha, serta kurangnya koordinasi antar lembaga pemerintah. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa OSS RBA memiliki potensi besar dalam meningkatkan iklim investasi di Indonesia, namun memerlukan perbaikan berkelanjutan dalam aspek teknologi, sumber daya manusia, dan tata kelola kebijakan agar dapat berfungsi secara optimal dan berkelanjutan.
Peranan Hukum Ekonomi dalam Meningkatkan Daya Saing dan Percepatan Pembangunan Indonesia: Implikasi Perkembangan Arbitrase di Era Digital Heru Slana Muslim; Ade Maman Suherman; Tri Setiyadi; Wiwin Triyuniarti
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 10.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji peranan hukum ekonomi dalam meningkatkan daya saing dan mempercepat pembangunan ekonomi Indonesia serta menelaah implikasi perkembangan arbitrase di era digital terhadap kepastian hukum dan iklim investasi. Ketidakpastian hukum akibat regulasi yang tumpang tindih, praktik korupsi, dan rendahnya integritas aparat mengurangi minat investor dan meningkatkan biaya risiko usaha. Arbitrase berdasarkan Undang‑Undang Nomor 30 Tahun 1999 menyediakan alternatif penyelesaian sengketa yang efisien; integrasinya dengan Online Dispute Resolution (ODR) menawarkan percepatan proses dan pengurangan biaya. Namun, efektivitas ODR bergantung pada jaminan kerahasiaan, perlindungan data, dan penerapan standar keamanan teknologi informasi, termasuk enkripsi dan tata kelola akses yang ketat. Metode penelitian bersifat yuridis normatif dan preskriptif, menganalisis kaidah hukum positif serta praktik penegakan hukum publik dan privat. Temuan menunjukkan bahwa harmonisasi regulasi, penguatan integritas aparat, dan pengembangan kerangka hukum serta standar teknis untuk arbitrase digital dapat memperkuat kepastian berinvestasi, menurunkan risiko hukum, dan mendorong percepatan pembangunan ekonomi. Rekomendasi utama mencakup pembentukan regulasi ODR yang jelas, standar keamanan informasi untuk arbitrase digital, serta langkah preventif dan koordinasi antarinstansi untuk menciptakan iklim investasi yang lebih menarik dan berdaya saing.
Rekonstruksi Mekanisme Arbitrase Online untuk Penyelesaian Sengketa Kebocoran Data Pribadi guna Memperkuat Pertanggungjawaban Platform Digital di Indonesia Imbar Imbar; Tri setiyadi; Ketut Astawa; Wiwin Triyunarti
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 10.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital meningkatkan pengumpulan dan pengolahan data pribadi oleh platform digital, sekaligus memperbesar risiko kebocoran data pribadi. Meskipun Indonesia telah memiliki Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP), mekanisme penyelesaian sengketa akibat kebocoran data pribadi belum mampu menjamin perlindungan hukum dan pertanggungjawaban platform digital secara optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis kelemahan rezim hukum yang berlaku serta merumuskan rekonstruksi arbitrase online sebagai alternatif penyelesaian sengketa. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan perbandingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dominasi litigasi, keterbatasan mekanisme penyelesaian sengketa konvensional, dan ketimpangan posisi para pihak menyebabkan perlindungan hukum belum efektif. Penelitian ini menyimpulkan perlunya rekonstruksi arbitrase online yang terintegrasi dengan sistem perlindungan data pribadi melalui pembentukan lembaga arbitrase digital khusus, penguatan pembuktian elektronik, dan perlindungan yang lebih efektif bagi subjek data.
Peranan Hukum Dalam Kemudahan Perizinan Upaya Menarik Investasi Asing guna Mendukung Pembangunan Ekonomi Indonesia Imbar Imbar; Tri setiyadi; Ketut Astawa; Wiwin Triyunarti
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 10.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Investasi asing berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi negara berkembang, termasuk Indonesia. Namun, ketidakpastian hukum dan regulasi yang tidak efektif dapat menurunkan minat investor untuk menanamkan modal. Penelitian ini bertujuan untuk mengurai hubungan antara hukum perizinan dan kemudahan investasi asing, serta dampaknya terhadap pembangunan ekonomi. Penelitian ini menerapkan pendekatan yuridis normatif dengan studi kepustakaan yang mencakup berbagai bahan sekunder, seperti peraturan perundangan, arsip hukum, hasil penelitian terdahulu, artikel, dan data hukum lain yang relevan dengan permasalahan yang diangkat. Investasi asing mempertimbangkan sejumlah faktor kunci dalam memilih negara tujuan investasi, termasuk syarat ekonomi, stabilitas politik, dan kepastian hukum. Regulasi yang jelas, transparan, dan mudah dipahami merupakan syarat mutlak untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa dalam upaya membangun ekonomi yang adil dan berkembang, peran hukum dalam mengatur perizinan dan mengelola investasi asing di Indonesia menjadi sangat krusial. Dengan memperbaiki regulasi, menjamin kepastian hukum, dan menciptakan iklim investasi yang kondusif, Indonesia berpotensi meningkatkan minat investor untuk menanamkan modalnya serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
INVESTASI ASING DAN KEDAULATAN NEGARA : STUDI YURIDIS TERHADAP PERLINDUNGAN SEKTOR STRATEGIS DI INDONESIA Rosid Hidayat; Ketut Astawa; Tri setiyadi; Wiwin Triyunarti
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 10.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan pesat ekonomi digital telah memposisikan produk digital sebagai aset investasi strategis yang sekaligus rentan terhadap sengketa hukum. Studi ini bertujuan untuk menganalisis urgensi Hak Kekayaan Intelektual dan dampaknya terhadap kepastian hukum bagi investor. Dengan menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan hukum dan konseptual, studi ini mengkaji bagaimana mekanisme perlindungan HKI berfungsi sebagai instrumen mitigasi risiko bagi investor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ambiguitas dalam status kepemilikan HKI, pelanggaran lisensi sumber terbuka, dan perlindungan rahasia dagang yang lemah dapat secara signifikan mengurangi valuasi aset dan memicu sengketa litigasi. Oleh karena itu, implementasi Due Diligence Hak Kekayaan Intelektual (IPDD) menjadi prasyarat penting bagi investor untuk memastikan keamanan modal. Kesimpulannya, sinergi antara pengawasan preventif melalui due diligence independen dan pengawasan represif oleh negara diperlukan untuk menciptakan ekosistem investasi digital yang sehat.