Yoas Raditya Prasti Saputra
Universitas Negeri Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efek Barometer dalam Hubungan Backburner pada Mahasiswa FISH Universitas Negeri Jakarta Yoas Raditya Prasti Saputra; Desy Safitri; Sujarwo Sujarwo
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11304

Abstract

Hubungan backburner merupakan relasi ambigu ketika seseorang mempertahankan kedekatan emosional atau romantis sebagai alternatif sementara pada saat yang sama masih terdapat hubungan utama. Penelitian ini menganalisis efek barometer dalam hubungan backburner pada mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta. Dalam artikel ini, efek barometer digunakan sebagai istilah analitik untuk menjelaskan pola komunikasi yang meningkat ketika hubungan utama pihak lain sedang bermasalah dan menurun ketika hubungan utama kembali stabil. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan sepuluh mahasiswa aktif yang pernah mengalami posisi sebagai pasangan cadangan. Partisipan dipilih secara purposive dan diwawancarai secara mendalam melalui wawancara semi-terstruktur yang dilakukan secara langsung maupun melalui sambungan daring. Data dianalisis secara tematik dan dikelompokkan ke dalam tiga klaster, yaitu proses terbentuknya posisi sebagai pasangan cadangan, tujuan dan motivasi, serta pola interaksi dan dampaknya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan backburner umumnya berawal dari interaksi sosial yang wajar, sedangkan kesadaran mengenai posisi cadangan muncul setelah keterikatan emosional berkembang. Ketertarikan emosional ditemukan pada seluruh partisipan, sementara motif material hampir tidak muncul. Dampak dominan berupa kecemasan dan ketidakpastian status yang masing-masing dialami sembilan partisipan, disusul overthinking dan tekanan emosional. Dampak terhadap harga diri bersifat ambivalen, mulai dari rasa tidak berharga sampai peningkatan kepercayaan diri. Temuan ini menunjukkan bahwa efek barometer berkaitan erat dengan ketersediaan relasional yang tidak konsisten, investasi emosional, dan komunikasi yang dimediasi teknologi.