Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh E-modul Ikatan Kimia Berbasis Moodle Dalam Meningkatkan Hasil dan Kemandirian Belajar Siswa Abdul Gani; Ibadurrahman Al-Khatib; Widyasari Widyasari
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13683

Abstract

Hasil studi pendahuluan menunjukkan bahwa capaian belajar siswa pada materi Ikatan Kimia berada di bawah Kriteria Ketuntasan Tujuan Pembelajaran selama dua tahun pelajaran berturut-turut, yaitu pada 2021–2023. Analisis kebutuhan juga menunjukkan bahwa 97,6% siswa membutuhkan e-modul untuk membantu memahami konsep Ikatan Kimia yang bersifat abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan e-modul Ikatan Kimia berbasis Moodle dalam pembelajaran guna meningkatkan hasil belajar dan kemandirian belajar siswa. Penelitian melibatkan 22 siswa kelas X SMA SMART Ekselensia Indonesia yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui pretest, posttest, dan angket kemandirian belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan e-modul mampu meningkatkan hasil belajar siswa, yang ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata dari 47,3 pada pretest menjadi 83,9 pada posttest. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan secara statistik antara skor pengetahuan siswa sebelum dan sesudah menggunakan e-modul Ikatan Kimia dengan nilai signifikansi p < 0,05. Selain itu, siswa menunjukkan tingkat kemandirian belajar yang sangat tinggi selama menggunakan e-modul, dengan skor rata-rata indikator kemandirian sebesar 81,76. Temuan ini menunjukkan bahwa e-modul Ikatan Kimia berbasis Moodle dapat membantu siswa memahami konsep kimia yang abstrak sekaligus mendorong kemandirian dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, e-modul dapat digunakan sebagai sumber belajar digital yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar dan kemandirian siswa dalam pembelajaran kimia.