Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Inovasi dalam Sistem Manajemen Kinerja Aparatur Sipil Negara di Badan Kepegawaian Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Gunungsitoli Gusman Waruwu; Suka’aro Waruwu; Robin Markus Putra Waruwu; Fatolosa Hulu
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13906

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis inovasi dalam sistem manajemen kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di Badan Kepegawaian Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Gunungsitoli. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi inovasi dalam sistem manajemen kinerja ASN di BKPSDM Kota Gunungsitoli telah berjalan cukup baik melalui pemanfaatan teknologi informasi, khususnya aplikasi SIPATUH dan SMART KP PNS dalam mendukung pengelolaan administrasi kepegawaian. Penerapan inovasi tersebut memberikan manfaat dalam meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pelayanan kepegawaian. Namun, sistem manajemen kinerja berbasis digital belum sepenuhnya terintegrasi, terutama dalam penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP), penilaian kinerja, dan evaluasi capaian kinerja ASN. Kendala yang dihadapi meliputi belum optimalnya integrasi sistem informasi, keterbatasan jaringan internet dan kapasitas server, serta perlunya peningkatan kompetensi ASN dalam pemanfaatan aplikasi digital. Bentuk inovasi diwujudkan melalui pengembangan layanan kepegawaian berbasis digital, pemanfaatan aplikasi SIPATUH dan SMART KP PNS, pelatihan dan bimbingan teknis, serta pengembangan sistem informasi yang lebih terintegrasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa inovasi telah mendukung pengelolaan kinerja ASN, tetapi masih diperlukan penyempurnaan integrasi sistem, keamanan data, fitur aplikasi, infrastruktur, dan kompetensi ASN.