Zuniar Kamaludin Mabruri
Universitas Negeri Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MENGHIDUPKAN RUANG KELAS: STUDI OBSERVASI STRATEGI BELAJAR MENGAJAR BERBASIS PROYEK DI SD NEGERI Nayla Eka Fathatul Maula; Dila Dauliatu Robiah; Indri Diah Aprisa Wardani; Naysha Ardhany; Alif Rahmatullah; Zuniar Kamaludin Mabruri
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v11i2.1629

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran di sekolah dasar yang masih cenderung berpusat padaguru sehingga keterlibatan siswa belum optimal. Selain itu, penelitian mengenai Project Based Learning(PjBL) masih lebih banyak berfokus pada hasil pembelajaran, sementara kajian mengenai prosesimplementasinya di kelas masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi ProjectBased Learning (PjBL) pada pembelajaran IPAS materi metamorfosis di kelas IV SDN Dadapan 1.Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan partisipan 1 guru dan 12 siswa. Teknikpengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan catatan lapangan,sedangkan analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, danpenarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PjBL dilakukan melalui tahappendahuluan, pelaksanaan proyek, presentasi hasil, dan refleksi pembelajaran. Siswa menunjukkanketerlibatan aktif dalam diskusi, pembagian tugas, penyusunan mading metamorfosis, dan presentasihasil proyek. Penerapan PjBL juga membantu mengembangkan keterampilan sosial seperti kerja sama,komunikasi, dan tanggung jawab. Kendala yang ditemukan meliputi pengelolaan waktu, perbedaanpemahaman instruksi, dan variasi tingkat partisipasi siswa. Dengan demikian, PjBL dapat menjadialternatif pembelajaran yang mendukung proses belajar yang lebih aktif, kontekstual, dan berpusat padasiswa.
PENGARUH DISTRAKSI DIGITAL TERHADAP EFEKTIVITAS STRATEGI BELAJAR MAHASISWA Devana Khaila Agista Hera Winata; Haya Mufidatul Aliyah; Sabrina Devita Ayumi Anshadia; Sesillya Eka Khoirun Nisa; Wiyang Titis Pangesti; Zuniar Kamaludin Mabruri
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v11i2.1637

Abstract

Distraksi digital akibat penggunaan media sosial dan kecerdasan buatan (AI) menjadi tantangan nyata yang memengaruhi efektivitas belajar mahasiswa Generasi Z di era digital. Penelitian ini bertujuan mengkaji efektivitas strategi belajar mahasiswa di tengah distraksi digital dan budaya serba instan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan survei terhadap 101 mahasiswa aktif Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert yang telah diuji validitas melalui Item-Rest Correlation dan reliabilitas dengan Cronbach's Alpha sebesar 0,757. Analisis data menggunakan distribusi frekuensi, persentase, dan nilai rata-rata (mean). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh nilai mean berada pada rentang 3,09 hingga 3,86. Strategi paling dominan yang diterapkan mahasiswa adalah menjauhkan ponsel atau mematikan koneksi internet saat membutuhkan fokus mendalam (mean = 3,86), disertai penerapan teknik Pomodoro dan evaluasi efektivitas belajar (mean = 3,49). Gangguan notifikasi media sosial masih menjadi sumber distraksi utama (mean = 3,71), sementara indikator pemahaman konsep (mean = 3,29) dan retensi materi (mean = 3,14) menunjukkan nilai yang relatif lebih rendah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mahasiswa Generasi Z memiliki kemampuan adaptasi yang cukup baik melalui penerapan strategi self-regulated learning, namun kualitas pembelajaran mendalam masih perlu ditingkatkan melalui penguatan literasi digital dan program manajemen perhatian di perguruan tinggi.