Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Kenaikan Harga Bahan Pokok terhadap Daya Beli Konsumen di Pasar Lakessi Kota Parepare Irvan Anshar; Fitriani Fitriani; Rudy Arfah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.13920

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi daya beli konsumen, kondisi kenaikan harga bahan pokok, serta menganalisis pengaruh kenaikan harga bahan pokok terhadap daya beli konsumen di Pasar Lakessi Kota Parepare. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner dan wawancara kepada 40 konsumen yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan bantuan program SPSS melalui beberapa tahapan pengujian, yaitu uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, analisis regresi linear sederhana, uji t, uji F, serta koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh item pernyataan pada variabel kenaikan harga bahan pokok dan daya beli konsumen dinyatakan valid. Nilai Cronbach’s Alpha masing-masing sebesar 0,713 untuk variabel kenaikan harga bahan pokok dan 0,799 untuk variabel daya beli konsumen, sehingga instrumen penelitian dinyatakan reliabel. Hasil analisis regresi menunjukkan nilai koefisien sebesar 0,587. Uji t menghasilkan nilai t hitung sebesar 3,433 dengan nilai signifikansi 0,001 < 0,05, sehingga kenaikan harga bahan pokok terbukti berpengaruh signifikan terhadap daya beli konsumen. Hasil uji F menunjukkan nilai sebesar 11,787 dengan signifikansi 0,001. Sementara itu, nilai R Square sebesar 0,237 menunjukkan bahwa kenaikan harga bahan pokok mampu menjelaskan 23,7% variasi daya beli konsumen, sedangkan 76,3% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa perubahan harga bahan pokok memiliki keterkaitan nyata dengan kemampuan konsumen dalam melakukan pembelian, sehingga stabilitas harga menjadi aspek penting dalam menjaga daya beli masyarakat.