Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Penggunaan Teknologi dalam Meningkatkan Efektivitas Kerja Pegawai di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Nias Utara Elisama Zalukhu; Fatolosa Hulu; Syah Abadi Mendrofa; Eliagus Telaumbanua
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.14121

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan teknologi, efektivitas kerja pegawai dalam penggunaan teknologi, serta hambatan yang dihadapi dalam penggunaan teknologi di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Nias Utara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian berjumlah lima orang yang terdiri dari Kepala Dinas, Sekretaris, dan tiga orang pegawai. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data (display data), serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi, khususnya Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) yang didukung komputer, printer, scanner, dan jaringan internet, telah digunakan secara rutin dalam pelaksanaan administrasi dan pelayanan kependudukan. Penggunaan teknologi memberikan kontribusi positif terhadap efektivitas kerja pegawai, yang ditunjukkan melalui berkurangnya kesalahan kerja, meningkatnya produktivitas, serta percepatan waktu penyelesaian dokumen. Namun, pemanfaatan teknologi belum sepenuhnya optimal karena masih terdapat hambatan berupa jaringan internet yang belum stabil, kemampuan sumber daya manusia yang belum merata, gangguan sistem atau aplikasi, keterbatasan sarana dan prasarana, serta masyarakat yang belum sepenuhnya terbiasa dengan pelayanan berbasis teknologi. Dengan demikian, penggunaan teknologi telah meningkatkan efektivitas kerja pegawai, tetapi optimalisasinya masih memerlukan dukungan infrastruktur, peningkatan kompetensi pegawai, kestabilan sistem, dan kesiapan masyarakat.