Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Keunggulan Relatif terhadap Keputusan Adopsi Pembayaran Digital Qris pada Usaha Mikro dan Kecil Sumatera Utara Dengan Kepercayaan Digital Sebagai Variabel Moderasi Lisbet Hotmaria Lase; Dinda Bestari; Kristin Arianti Nababan; Namira Putri Salsabila; Ivo Selvia Agusti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.14140

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh keunggulan relatif terhadap keputusan usaha mikro dan kecil (UMK) di Sumatera Utara dalam menerapkan pembayaran digital QRIS, serta mengevaluasi peran kepercayaan digital sebagai faktor yang memperkuat atau melemahkan pengaruh tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan data sekunder berupa data panel dari 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara selama lima tahun, yaitu 2021–2025, sehingga menghasilkan 165 observasi. Keunggulan relatif diukur melalui tingkat penetrasi internet daerah, keputusan penerapan pembayaran digital diukur dari data adopsi UMK, sedangkan kepercayaan digital diukur menggunakan Indeks Literasi Keuangan Digital (ILKD). Data dianalisis dengan regresi data panel dan analisis regresi yang dimoderasi (MRA) menggunakan EViews. Hasil uji Chow dan Hausman menunjukkan model Fixed Effect sebagai model paling tepat. Hasil estimasi menunjukkan keunggulan relatif berpengaruh negatif dan signifikan terhadap keputusan menerapkan QRIS (β = -0,004155; p < 0,05), kepercayaan digital berpengaruh positif dan signifikan (β = 1,470229; p < 0,05), dan interaksi keduanya juga berpengaruh positif dan signifikan (β = 0,0000215; p < 0,05). Temuan ini menunjukkan kepercayaan digital memengaruhi hubungan tersebut dengan mengurangi dampak negatif keunggulan relatif terhadap keputusan adopsi. Peningkatan kondisi digital di suatu wilayah perlu diiringi pemahaman dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan keuangan digital agar penggunaan QRIS pada UMK lebih maksimal.
ANALISIS EFEKTIVITAS DAN EFISIENSI PENGANGGARAN SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN Lisbet Hotmaria Lase; Yohana Gloria Sinurat; Dinda Bestari; Munzir Phonna
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana penganggaran sekolah dapat efektifdan efisien, terutama melalui penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) sertapengelolaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP), dalam upaya meningkatkankualitas pembelajaran. Penganggaran yang baik dan hemat menjadi bagian penting dalampengelolaan keuangan sekolah yang bertujuan mencapai Standar Nasional Pendidikan. Penelitianini menerapkan pendekatan deskriptif yang menggabungkan analisis kualitatif dan kuantitatif. Datadiperoleh melalui wawancara mendalam, kuesioner, serta analisis dokumen laporan keuangan danRKAS. Evaluasi program dilakukan dengan menggunakan kerangka model CIPP, yaitu Context,Input, Process, dan Product. Hasil dari analisis menunjukkan bahwa penerapan penganggaranpartisipatif yang melibatkan Kepala Sekolah, Komite Sekolah, Guru, dan Bendahara secara nyatameningkatkan tingkat keakuratan dalam pengalokasian dana untuk kegiatan akademik serta fasilitasbelajar. Meskipun proses penyusunan RKAS berjalan dengan efektif secara operasional, tetapterdapat beberapa tantangan terkait efisiensi, antara lain penundaan pencairan dana dan perlunyaalokasi anggaran yang lebih seimbang antara inovasi pembelajaran digital dengan kebutuhan aspekfisiknya. Rekomendasi penelitian menekankan perlunya meningkatkan evaluasi keuangan yangdidasarkan pada bukti serta meningkatkan transparansi guna memastikan kualitas pembelajaranyang berkelanjutan.Kata Kunci: Efektivitas Penganggaran, Efisiensi Sekolah, RKAS, Dana BOSP, MutuPembelajaran, Model CIPP