Nasriati Nasriati
Universitas Jayapura

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi Kesehatan Pencegahan Penyakit Malaria di Wilayah Kerja Puskemas Harapan Kabupaten Jayapura Yance Ronard Rainuny; Yestiani Norita Joni; Nasriati Nasriati; Fenska Narly Makualaina; Farhan Imba
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2026): September 2026
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v3i3.132

Abstract

Malaria masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, khususnya di wilayah endemis seperti Papua, dengan tren kasus yang terus meningkat setiap tahun. Rendahnya pengetahuan masyarakat tentang penularan, gejala, dan cara pencegahan malaria menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap tingginya angka kejadian malaria, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Harapan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat Kampung Nolokna, wilayah kerja Puskesmas Harapan, mengenai pencegahan penyakit malaria. Kegiatan dilaksanakan selama satu hari melalui metode ceramah interaktif dan tanya jawab, dengan sasaran 34 orang (14 laki-laki dan 20 perempuan). Pengukuran tingkat pengetahuan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test, kemudian hasilnya dibandingkan untuk menilai perubahan pengetahuan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan yang bermakna: proporsi responden berpengetahuan kurang menurun dari 47,1% menjadi 8,8%, kategori cukup meningkat dari 44,1% menjadi 55,9%, dan kategori baik meningkat dari 8,8% menjadi 35,3%. Peserta juga menunjukkan antusiasme dan keaktifan bertanya selama kegiatan berlangsung. Dapat disimpulkan bahwa edukasi kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan malaria. Kegiatan edukasi seperti ini perlu dilakukan secara berkelanjutan dan disertai evaluasi berkala agar pengetahuan yang telah diperoleh dapat dipertahankan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari guna mendukung upaya penurunan angka kejadian malaria di wilayah endemis.