Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Beban Kerja dan Kompetensi terhadap Kinerja Anggota Polres Kota Solok, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner secara langsung kepada anggota Polres Kota Solok. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 202 orang dengan jumlah sampel sebanyak 67 responden. Dari 67 kuesioner yang disebarkan, sebanyak 40 kuesioner dapat dikumpulkan dan seluruhnya dapat diolah, sehingga penelitian ini menggunakan 40 responden sebagai sampel aktual. Teknik analisis data menggunakan uji validitas, reliabilitas, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Beban Kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Anggota dengan nilai t hitung sebesar 1,058 dan signifikansi 0,297 > 0,05. Kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Anggota dengan nilai t hitung sebesar 3,661 dan signifikansi 0,001 < 0,05. Secara simultan, Beban Kerja dan Kompetensi berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Anggota dengan nilai F hitung sebesar 24,214 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,543 menunjukkan bahwa variabel Beban Kerja dan Kompetensi mampu menjelaskan pengaruh terhadap Kinerja Anggota sebesar 54,3%, sedangkan sisanya sebesar 45,7% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi adalah faktor yang terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja anggota. Oleh karena itu, meningkatkan kompetensi dapat menjadi salah satu komponen penting dalam membantu meningkatkan kinerja anggota Polres Kota Solok.