Tujuan – Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan Problem-Based Learning (PBL) berbasis pengamatan objek nyata dan menganalisis peningkatan keterampilan menulis teks deskripsi siswa kelas VII SMP Negeri 5 Ulugawo yang menghadapi keterbatasan sumber belajar. Metodologi – Penelitian menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam dua siklus, masing-masing meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 14 siswa. Tindakan mengintegrasikan tahapan PBL melalui pengamatan objek, diskusi kelompok, dan penyusunan teks deskripsi. Perbaikan pada Siklus II mencakup penguatan bimbingan penyelidikan, pertanyaan pemantik, dan panduan kosakata. Data dikumpulkan melalui observasi, tes menulis, catatan lapangan, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Temuan – Nilai rata-rata keterampilan menulis meningkat dari 32,21 pada Siklus I menjadi 86,07 pada Siklus II, sedangkan ketuntasan klasikal meningkat dari 7,14% menjadi 100%. Rata-rata aktivitas siswa meningkat dari 35,5% menjadi 88%, disertai peningkatan keterlaksanaan pembelajaran dari 57% menjadi 89,5%. Hasil tersebut menunjukkan ketercapaian indikator keberhasilan tindakan. Kebaruan – Penelitian ini mendokumentasikan adaptasi PBL melalui pengamatan objek nyata dan dukungan kosakata berdasarkan refleksi antarsiklus untuk mengatasi kesulitan pengembangan teks deskripsi dalam konteks keterbatasan sumber belajar. Signifikansi – Temuan memberikan alternatif strategi pembelajaran kontekstual bagi guru Bahasa Indonesia dengan memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar dan bantuan linguistik yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa.