Lestari Waruwu
University of Nias

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Kesenjangan antara Minat Baca dan Kebiasaan Membaca Mandiri Siswa dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Isihati Nehe; Lestari Waruwu; Noibe Halawa; Arozatulo Bawamenewi
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 5 No. 4 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpr.v5i4.2421

Abstract

Tujuan - Penelitian ini bertujuan menganalisis minat baca dan kebiasaan membaca mandiri siswa, mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang berkaitan dengan aktivitas membaca, serta mengkaji implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia. Metode - Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang didukung data kuantitatif deskriptif. Penelitian dilaksanakan pada 13 siswa kelas VIII SMP Swasta Kristen Tomosa 2, Kabupaten Nias, dengan guru Bahasa Indonesia sebagai informan kunci. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket minat baca yang terdiri atas 40 pernyataan, dan dokumentasi. Data kualitatif dianalisis melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan, sedangkan data angket dianalisis menggunakan persentase deskriptif. Temuan dari ketiga sumber data utama diintegrasikan untuk mengidentifikasi kesesuaian dan perbedaan antarinstrumen. Hasil - Rata-rata capaian tujuh indikator minat baca sebesar 65,58% dan tergolong kategori tinggi. Indikator membaca dan tujuan hidup memperoleh capaian tertinggi (71,79%), sedangkan kesadaran akan manfaat membaca terendah (59,08%). Meskipun demikian, observasi dan wawancara menunjukkan bahwa siswa belum konsisten membaca secara mandiri dan masih bergantung pada arahan guru. Ketertarikan terhadap bacaan rekreatif, kebiasaan membaca, keterbatasan koleksi buku, dan pemanfaatan fasilitas literasi menjadi aspek yang menonjol dalam temuan penelitian. Kebaruan - Penelitian mengidentifikasi kesenjangan deskriptif antara kecenderungan minat baca yang positif dan perilaku membaca mandiri melalui integrasi data angket, observasi, dan wawancara. Signifikansi - Pembelajaran Bahasa Indonesia perlu mengembangkan pembiasaan membaca mandiri, menyediakan bahan bacaan sesuai minat siswa, serta mengoptimalkan sumber literasi sekolah.  
Peningkatan Aktivitas Belajar dan Keterampilan Menulis Teks Berita melalui Pembelajaran Kontekstual pada Siswa  Calvin Gulo; Noibe Halawa; Mastawati Ndruru; Lestari Waruwu
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 5 No. 4 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpr.v5i4.2434

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan menganalisis perkembangan aktivitas peserta didik dan keterampilan menulis teks berita melalui penerapan model Contextual Teaching and Learning (CTL) pada peserta didik kelas VII SMP Negeri 3 Ma’u, Kabupaten Nias, dalam konteks sekolah dengan keterbatasan sumber belajar. Metodologi – Penelitian menggunakan desain penelitian tindakan kelas dalam dua siklus yang melibatkan 19 peserta didik. Setiap siklus terdiri atas dua pertemuan dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Pembelajaran CTL dilaksanakan melalui pengamatan peristiwa di lingkungan sekitar, identifikasi unsur 5W+1H, dan penyusunan teks berita. Data dikumpulkan melalui observasi, tes keterampilan menulis, catatan lapangan, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Temuan – Rata-rata aktivitas peserta didik meningkat dari 69,50% pada Siklus I menjadi 93,00% pada Siklus II. Berdasarkan rekapitulasi skor, rata-rata keterampilan menulis meningkat dari 56,32 menjadi 82,11, sedangkan ketuntasan klasikal yang dilaporkan meningkat dari 15,79% menjadi 94,74%. Perbaikan tindakan melalui petunjuk pembelajaran yang lebih jelas dan pemanfaatan peristiwa kontekstual diikuti oleh peningkatan keterlibatan dan capaian keterampilan menulis peserta didik. Kebaruan – Penelitian ini mendokumentasikan perkembangan proses dan hasil pembelajaran menulis teks berita melalui refleksi dan perbaikan tindakan antarsiklus dalam konteks sekolah dengan keterbatasan sumber belajar. Signifikansi – Temuan memberikan acuan praktis bagi guru Bahasa Indonesia untuk merancang pembelajaran menulis teks berita berbasis peristiwa nyata dengan memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar.  
Peningkatan Keterampilan Menulis Teks Deskripsi melalui Problem-Based Learning Berbasis Pengamatan Objek Nyata pada Siswa SMP Novriman Syukur Zai; Noibe Halawa; Mastawati Ndruru; Lestari Waruwu
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 5 No. 4 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpr.v5i4.2436

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan Problem-Based Learning (PBL) berbasis pengamatan objek nyata dan menganalisis peningkatan keterampilan menulis teks deskripsi siswa kelas VII SMP Negeri 5 Ulugawo yang menghadapi keterbatasan sumber belajar. Metodologi – Penelitian menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam dua siklus, masing-masing meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 14 siswa. Tindakan mengintegrasikan tahapan PBL melalui pengamatan objek, diskusi kelompok, dan penyusunan teks deskripsi. Perbaikan pada Siklus II mencakup penguatan bimbingan penyelidikan, pertanyaan pemantik, dan panduan kosakata. Data dikumpulkan melalui observasi, tes menulis, catatan lapangan, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Temuan – Nilai rata-rata keterampilan menulis meningkat dari 32,21 pada Siklus I menjadi 86,07 pada Siklus II, sedangkan ketuntasan klasikal meningkat dari 7,14% menjadi 100%. Rata-rata aktivitas siswa meningkat dari 35,5% menjadi 88%, disertai peningkatan keterlaksanaan pembelajaran dari 57% menjadi 89,5%. Hasil tersebut menunjukkan ketercapaian indikator keberhasilan tindakan. Kebaruan – Penelitian ini mendokumentasikan adaptasi PBL melalui pengamatan objek nyata dan dukungan kosakata berdasarkan refleksi antarsiklus untuk mengatasi kesulitan pengembangan teks deskripsi dalam konteks keterbatasan sumber belajar. Signifikansi – Temuan memberikan alternatif strategi pembelajaran kontekstual bagi guru Bahasa Indonesia dengan memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar dan bantuan linguistik yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa.
Pengembangan dan Evaluasi Media Pembelajaran Berbasis Lectora Inspire untuk Keterampilan Menulis Puisi Siswa SMP Otiani Gea; Lestari Waruwu; Noibe Halawa; Noveri Amal Jaya Harefa
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 5 No. 4 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpr.v5i4.2438

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan mengevaluasi media pembelajaran berbasis Lectora Inspire untuk mendukung keterampilan menulis puisi peserta didik kelas VIII SMP Negeri 5 Namohalu Esiwa. Pengembangan dilakukan untuk merespons keterbatasan penggunaan media digital serta kesulitan peserta didik dalam memahami unsur puisi dan mengembangkan gagasan menjadi karya kreatif. Metodologi – Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang mencakup analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Produk divalidasi oleh tiga ahli, yaitu ahli materi, bahasa, dan media/desain, melalui dua tahap penilaian. Uji coba melibatkan enam peserta didik pada kelompok kecil dan 15 peserta didik pada kelompok besar. Data dikumpulkan melalui lembar validasi, angket respons, dan penilaian keterampilan menulis puisi, kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan persentase, rata-rata, dan ketuntasan klasikal. Temuan – Hasil validasi akhir menunjukkan persentase kelayakan materi sebesar 98,81%, bahasa 96,43%, dan media/desain 97,50%. Kepraktisan media mencapai 90,60% pada kelompok kecil dan 92,80% pada kelompok besar, keduanya termasuk kategori sangat praktis. Rata-rata hasil belajar masing-masing kelompok adalah 80,0 dan 84,3, dengan ketuntasan klasikal sebesar 83,33% dan 100%. Kebaruan – Penelitian ini mengintegrasikan pengorganisasian materi menulis puisi secara bertahap, penyempurnaan produk melalui dua tahap validasi ahli, dan evaluasi penggunaan media pada konteks pembelajaran yang diteliti. Signifikansi – Media memperoleh penilaian kelayakan tinggi, respons pengguna yang positif, dan ketercapaian hasil belajar sesuai KKTP. Temuan mendukung pemanfaatannya sebagai alternatif pembelajaran menulis puisi, meskipun pengaruh kausal terhadap peningkatan keterampilan belum diuji.