Noveri Amal Jaya Harefa
University of Nias

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan dan Evaluasi Media Pembelajaran Berbasis Lectora Inspire untuk Keterampilan Menulis Puisi Siswa SMP Otiani Gea; Lestari Waruwu; Noibe Halawa; Noveri Amal Jaya Harefa
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 5 No. 4 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpr.v5i4.2438

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan mengevaluasi media pembelajaran berbasis Lectora Inspire untuk mendukung keterampilan menulis puisi peserta didik kelas VIII SMP Negeri 5 Namohalu Esiwa. Pengembangan dilakukan untuk merespons keterbatasan penggunaan media digital serta kesulitan peserta didik dalam memahami unsur puisi dan mengembangkan gagasan menjadi karya kreatif. Metodologi – Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang mencakup analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Produk divalidasi oleh tiga ahli, yaitu ahli materi, bahasa, dan media/desain, melalui dua tahap penilaian. Uji coba melibatkan enam peserta didik pada kelompok kecil dan 15 peserta didik pada kelompok besar. Data dikumpulkan melalui lembar validasi, angket respons, dan penilaian keterampilan menulis puisi, kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan persentase, rata-rata, dan ketuntasan klasikal. Temuan – Hasil validasi akhir menunjukkan persentase kelayakan materi sebesar 98,81%, bahasa 96,43%, dan media/desain 97,50%. Kepraktisan media mencapai 90,60% pada kelompok kecil dan 92,80% pada kelompok besar, keduanya termasuk kategori sangat praktis. Rata-rata hasil belajar masing-masing kelompok adalah 80,0 dan 84,3, dengan ketuntasan klasikal sebesar 83,33% dan 100%. Kebaruan – Penelitian ini mengintegrasikan pengorganisasian materi menulis puisi secara bertahap, penyempurnaan produk melalui dua tahap validasi ahli, dan evaluasi penggunaan media pada konteks pembelajaran yang diteliti. Signifikansi – Media memperoleh penilaian kelayakan tinggi, respons pengguna yang positif, dan ketercapaian hasil belajar sesuai KKTP. Temuan mendukung pemanfaatannya sebagai alternatif pembelajaran menulis puisi, meskipun pengaruh kausal terhadap peningkatan keterampilan belum diuji.
Nilai-Nilai Moral dalam Peribahasa Nias Masyarakat Hiliserangkai: Kajian Etnolinguistik Weywin Sri Nenci Laoli; Noveri Amal Jaya Harefa; Iman Sudi Zega; Noibe Halawa
Journal of Literature Language and Academic Studies Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/j-llans.v5i3.2471

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan nilai-nilai moral dalam amaedola masyarakat Kecamatan Hiliserangkai serta menjelaskan hubungan bahasa dan budaya yang tercermin di dalamnya. Metode – Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnolinguistik. Sebanyak 10 informan dipilih melalui purposive sampling berdasarkan pengetahuan, pengalaman, penguasaan amaedola, serta keterlibatan dalam kehidupan sosial dan adat. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, rekaman video, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Temuan – Nilai moral amaedola terbagi menjadi tiga tema, yaitu hubungan manusia dengan diri sendiri, sesama, dan Tuhan. Nilai tersebut meliputi kehati-hatian, kerendahan hati, integritas, tanggung jawab, kesabaran, kesantunan, penghormatan, solidaritas, kepedulian sosial, doa, iman, dan rasa syukur. Kebaruan – Secara etnolinguistik, penelitian ini menunjukkan bahwa nilai moral amaedola direpresentasikan melalui simbol yang bersumber dari alam, pekerjaan, kehidupan sosial, adat, dan kepercayaan masyarakat Nias. Signifikansi – Amaedola berfungsi sebagai sistem pengetahuan moral sekaligus sarana pendidikan moral, pengendalian sosial, pewarisan nilai budaya, dan pelestarian identitas masyarakat Nias.