M. Rifal Rhamadhan
Universitas Siliwangi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Melalui Produksi Pupuk Organik Cair Dari Limbah Rumah Tangga dan Limbah Perikanan Di Desa Emplak Kabupaten Pangandaran: Empowering Coastal Communities Through the Production of Liquid Organic Fertilizer from Household Waste and Fishery Waste in Emplak Village, Pangandaran Regency Noneng Masitoh; Dedeh Sri Sudaryanti; Tine Badriatin; Deny Hidayat; Dita Amelia Putri; M. Rifal Rhamadhan; Hasna Nur Rahmi
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (September)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v4i4.1579

Abstract

Permasalahan sampah organik rumah tangga dan limbah perikanan di wilayah pesisir Desa Emplak, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran berpotensi mencemari lingkungan dan menurunkan kualitas kesehatan jika tidak dikelola secara optimal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat skema Program Pengabdian Berbasis Masyarakat (PPBM) ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan praktis masyarakat dalam mengolah limbah organik menjadi Pupuk Organik Cair (POC), serta mendorong terbentuknya kegiatan ekonomi produktif yang berkelanjutan. Metode pelaksanaan berbasis partisipatif interaktif meliputi lima tahapan: sosialisasi, pelatihan teknis, penerapan teknologi fermentasi galon bekas, pendampingan dan evaluasi unjuk kerja, serta penguatan keberlanjutan program. Evaluasi ketercapaian program diukur melalui lembar observasi praktik (unjuk kerja), presensi tingkat partisipasi, penilaian output fisik produk, dan angket kepuasan mitra. Hasil pengabdian menunjukkan tingkat partisipasi mitra mencapai 100% (30 peserta), serta 80% peserta terampil mempraktikkan tahapan perakitan reaktor dan pembuatan POC secara mandiri sesuai SOP. Penerapan 5 unit reaktor galon bekas bertumpuk terbukti efektif menghasilkan 8–12 liter POC per siklus fermentasi (14–21 hari) yang ramah lingkungan dan bernilai guna tinggi. Program ini berhasil mendukung ketercapaian Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya poin 12 (Responsible Consumption and Production) dan poin 13 (Climate Action) di kawasan pesisir.