This Author published in this journals
All Journal Khidmatuna
Nur Hayati
Program Studi Akuntansi, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Darul Falah Mojokerto

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENDAMPINGAN UMKM TELUR ASIN MELALUI PENGENALAN PROSES PRODUKSI, PENGUATAN IDENTITAS USAHA, & PEMETAAN LOKASI DIGITAL DI DUSUN BALONGMASIN DESA BALONGMASIN Nur Hayati; Siti Khusnul Rofiah Rofiah; Didik Hariono; Alfania Lailatul Rizky
Jurnal Khidmatuna Vol 4 No 2 (2024): VOL 4 NO 2 (2024) : OKTOBER
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Darul Falah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian lokal dan nasional, khususnya pada sektor pangan berbasis rumah tangga. Salah satu UMKM yang masih bertahan dan berkembang di wilayah pedesaan adalah usaha telur asin. Namun demikian, sebagian besar UMKM pangan tradisional masih menghadapi berbagai keterbatasan, terutama dalam aspek digitalisasi usaha, penguatan identitas usaha, serta aksesibilitas lokasi usaha secara digital. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mendampingi UMKM telur asin di Dusun Balongmasin, Desa Balongmasin melalui pengenalan proses produksi, penguatan identitas usaha melalui pembuatan banner, serta pemetaan lokasi usaha secara digital menggunakan Google Maps. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dilaksanakan pada tahun 2026. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum pendampingan, pemilik usaha belum memahami pentingnya digitalisasi dan identitas visual usaha. Setelah pendampingan, pelaku UMKM mengalami peningkatan pemahaman terhadap proses produksi yang lebih terstruktur, memiliki identitas usaha yang jelas, serta mampu memanfaatkan pemetaan lokasi digital untuk meningkatkan visibilitas usaha. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendampingan sederhana dan kontekstual mampu memberikan dampak positif bagi penguatan kapasitas UMKM pangan tradisional di wilayah pedesaan