This Author published in this journals
All Journal Jurnal Farmasi Ikifa
Rena Indah Yuniarti
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PROFIL PASIEN DAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN PNEUMONIA RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT ISLAM JAKARTA CEMPAKA PUTIH JAKARTA PUSAT Siti Aisyah; Honey Iskandar; Rena Indah Yuniarti
Jurnal Farmasi IKIFA Vol. 5 No. 3 (2026): JURNAL FARMASI IKIFA VOL. 5 NO. 3 OKTOBER TAHUN 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pneumonia menjadi salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas di dunia termasuk di Indonesia. Menurut data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, pneumonia masih menjadi salah satu penyakit yang menyebabkan tingginya angka kematian, baik pada anak-anak maupun orang dewasa, terutama pada kelompok usia lanjut, pasien dengan penyakit penyerta (komorbid), dan mereka yang memiliki sistem imun yang lemah. Di Rumah Sakit pneumonia sering dijumpai pada pasien rawat inap, dengan etiologi penyebab yang umum adalah infeksi bakteri. Berdasarkan pendoman pengobatan pneumonia komunitas (community-Acquired pneumonia/CAP) dan pneumonia Rumah Sakit (hospital – Acquired pneumonia/HAP), pengobatan antibiotik yang tepat sangat penting untuk mencapai hasil terapi yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil pasien dan penggunaan antibiotik pada pasien pneumonia rawat inap di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih. Metode penelitian ini merupakan studi deskriptif kuantitatif dengan pendekatan retrospektif yang bertujuan untuk menganalisis karakteristik pasien pneumonia di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih Jakarta selama periode Agustus-Oktober 2024. Sampel yang digunakan sebanyak 183 pasien yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien adalah perempuan (54,6%), dengan kelompok usia terbanyak berada pada >60 tahun (44,3%). Penggunaan antibiotik dalam penelitian ini dibedakan menjadi dua kategori: tunggal dan kombinasi. Antibiotik yang paling banyak digunakan adalah Ceftriaxone (22,9%), yang terkenal karena spektrum aktivitasnya yang luas dan efektivitasnya terhadap patogen umum penyebab pneumonia. Levofloxacin dan Meropenem mengikuti dalam urutan penggunaan, masing-masing sebesar (16,4%) dan (14,8%). Durasi pengobatan bervariasi, di mana (23,5%) pasien dirawat selama 7-9 hari, menunjukkan bahwa pasien memerlukan pengobatan untuk infeksi yang lebih serius. Kesimpulannya di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih Jakarta, kelompok usia terbanyak pasien pneumonia adalah >60 tahun (44,3%). Jenis kelamin yang dominan adalah perempuan. Antibiotik yang paling banyak digunakan adalah Ceftriaxone (22,9%). Durasi pengobatan yang paling umum adalah 7-9 hari (23,5%). Kombinasi antibiotik Ceftriaxone + Levofloxacin (6,5%). Kombinasi golongan antibiotik Sefalosporin + Fluroquinolone (10,9%).