Ella Findi Wijayanti
Universitas PGRI Ronggolawe Tuban

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KELAYAKAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS ARTICULATE STORYLINE PADA MATERI EKOSISTEM KELAS V SD Ella Findi Wijayanti; Ina Agustin; Sri Cacik
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4849

Abstract

Riset ini bertujuan mengkaji kelayakan media ajar interaktif berbasis Articulate Storyline untuk materi ekosistem pada peserta didik kelas V sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang dibatasi sampai tahap Development, mencakup tiga tahapan yaitu Analysis, Design, dan Development. Pada tahap awal, peneliti melakukan observasi, wawancara, dan pretest guna memetakan kendala pembelajaran. Temuan menunjukkan pembelajaran IPAS masih bertumpu pada ceramah dan buku paket sehingga peserta didik kesulitan memahami konsep ekosistem yang abstrak; dari 29 peserta didik, hanya 10 anak yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sementara 19 lainnya belum tuntas. Tahap perancangan menghasilkan rancangan media interaktif berbasis Articulate Storyline, yang selanjutnya dikembangkan dengan memadukan gambar, audio, video, animasi, dan kuis interaktif pada tahap pengembangan. Produk yang dihasilkan diuji kelayakannya oleh validator materi, bahasa, dan media, dengan capaian berturut-turut 97%, 96%, dan 97%, sehingga rata-rata keseluruhan mencapai 97% dan tergolong kategori “Sangat Layak”. Simpulannya, media ajar interaktif berbasis Articulate Storyline ini layak dimanfaatkan sebagai pilihan media pembelajaran yang inovatif, menarik, dan interaktif guna menunjang pembelajaran IPAS pada topik ekosistem di jenjang sekolah dasar.