Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa sebelum menggunakan model integratif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas IV SD Negeri 040460 Berastagi Kabupaten Karo, mengetahui hasil belajar siswa setelah menggunakan model integratif, serta mengetahui apakah implementasi model integratif berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-eksperimental menggunakan desain One Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri 040460 Berastagi Tahun Ajaran 2025/2026 yang berjumlah 28 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa soal pretest dan posttest yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest siswa sebesar 57,14 dengan kategori sedang dan meningkat menjadi 80,00 pada posttest dengan kategori tinggi. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal. Selanjutnya, hasil uji hipotesis menggunakan Paired Sample t-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dan nilai thitung sebesar 6,788 lebih besar daripada ttabel sebesar 2,045. Dengan demikian, H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model integratif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 040460 Berastagi Kabupaten Karo. Oleh karena itu, model integratif dapat digunakan sebagai alternatif model pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia di sekolah dasar.