Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan membaca yang dialami siswa kelas III dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SD Negeri 040515 Tiga Jumpa Tahun Ajaran 2025/2026. Fokus penelitian meliputi bentuk-bentuk kesulitan membaca, faktor-faktor penyebab kesulitan membaca, serta upaya yang dilakukan guru untuk mengatasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas guru kelas III dan seluruh siswa kelas III SD Negeri 040515 Tiga Jumpa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes membaca, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami berbagai bentuk kesulitan membaca, yaitu kesulitan mengenal huruf, membaca kata, membaca kalimat, dan memahami isi bacaan. Berdasarkan hasil tes membaca, sebanyak 16 siswa (72,73%) berada pada kategori sangat lancar, sedangkan 6 siswa (27,27%) masih memerlukan bimbingan intensif. Faktor penyebab kesulitan membaca berasal dari faktor internal, seperti rendahnya minat baca, kurangnya konsentrasi, dan keterbatasan penguasaan kosakata, serta faktor eksternal berupa kurangnya latihan membaca di rumah, minimnya dukungan orang tua, keterbatasan bahan bacaan, dan waktu pembelajaran yang terbatas. Upaya guru dalam mengatasi kesulitan membaca dilakukan melalui pemberian bimbingan membaca secara bertahap, penggunaan media pembelajaran yang variatif, pemberian motivasi, latihan membaca tambahan, serta kerja sama dengan orang tua. Dengan demikian, diperlukan sinergi antara guru, orang tua, dan sekolah untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa secara optimal.