Lala Melinda
Universitas PGRI Palembang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KREATIVITAS MELALUI PEMBELAJARAN SENI RUPA BERBASIS PROYEK PADA SISWA KELAS IV SD MUHAMMADIYAH 36 ARISAN GADING Lala Melinda; Rully Rochayati; Robert Budi Laksana
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 4 (2026): Vol. 6 No. 4 September - November 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i4.5417

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kreativitas siswa dalam pembelajaran seni rupa berbasis proyek melalui kegiatan mozaik dua dimensi pada siswa kelas IV di SD Muhammadiyah 36 Arisan Gading. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian guru kelas IV dan dua belas siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran seni rupa berbasis proyek melalui kegiatan mozaik dua dimensi mampu mengembangkan kreativitas siswa berdasarkan indikator kreativitas menurut Torrance, yaitu kelancaran (fluency), keluwesan (flexibility), keaslian (originality), dan elaborasi (elaboration). Pada indikator kelancaran, siswa mampu menuangkan ide dan menyusun objek gambar secara lengkap dan jelas. Pada indikator keluwesan, siswa mampu memadukan berbagai warna, bahan, pola, dan teknik dalam karya mozaik. Pada indikator keaslian, siswa menunjukkan ide dan ciri khas yang berbeda pada setiap karya yang dihasilkan. Pada indikator elaborasi, siswa mampu menambahkan detail-detail pendukung sehingga karya terlihat lebih rinci, menarik, dan memiliki nilai estetika. Berdasarkan penilaian hasil karya enam kelompok menggunakan rubrik penilaian kreativitas, diperoleh skor berkisar antara 75 hingga 90 dengan rata-rata 82,5. Seluruh kelompok mencapai nilai di atas Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) yang ditetapkan, yaitu ≥ 75, sehingga dapat dinyatakan tuntas. Selain itu, pembelajaran berbasis proyek juga meningkatkan keaktifan, antusiasme, dan rasa percaya diri siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Dengan demikian, pembelajaran seni rupa berbasis proyek melalui kegiatan mozaik dua dimensi dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan kreativitas siswa sekolah dasar.