Alfi Ismaratus Sholikah
Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN MENDALAM DITINJAU DARI PRINSIP (MINDFUL, MEANINGFUL, JOYFUL) PADA GURU KELAS III SD NEGERI BROMANTAKAN SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2025/2026 Alfi Ismaratus Sholikah; Oktiana Handini; Jumanto Jumanto
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 4 (2026): Vol. 6 No. 4 September - November 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i4.5692

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan pendekatan deep learning dalam pembelajaran kelas III di SD Negeri Bromantakan Surakarta. Menggunakan pendekatan kualitatif desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru kelas III, kepala sekolah, serta peserta didik. Analisis data dilakukan menggunakan model analisis interaktif melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil menunjukkan bahwa penerapan pendekatan deep learning telah dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Pada tahap pelaksanaan, guru menerapkan pembelajaran yang mendorong partisipasi aktif peserta didik, menghubungkan materi dengan situasi nyata, serta menciptakan lingkungan belajar yang bermakna dan menyenangkan. Namun, pelaksanaannya belum sepenuhnya optimal karena masih dipengaruhi oleh keterbatasan media pembelajaran, keragaman karakteristik peserta didik, keterbatasan waktu, serta proses adaptasi guru terhadap pendekatan pembelajaran mendalam. Faktor pendukung implementasi meliputi dukungan kepala sekolah, kompetensi guru, serta ketersediaan sarana dan prasarana pembelajaran. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pendekatan deep learning telah berjalan dengan baik, tetapi masih memerlukan penguatan pada aspek perencanaan, pelaksanaan, dan dukungan pembelajaran agar implementasinya lebih optimal.