Olimpius Darwisidin
Universitas Nusa Cendana

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENEMUKAN IDE POKOK PARAGRAF MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GUIDED INQUIRI PADA PEMBELAJARAN SISWA KELAS VA SD INPRES OEPURA 3 Olimpius Darwisidin; Marselus Robot; Markus Sampe
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 4 (2026): Vol. 6 No. 4 September - November 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i4.5704

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui apakah model pembelajaran Guided Inquiry (Inkuiri Terbimbing) dapat meningkatkan kemampuan menemukan ide pokok paragraf pada siswa kelas VA SD Inpres Oepura 3 Kota Kupang Tahun Ajaran 2025/2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan literasi dasar siswa, khususnya dalam menemukan ide pokok paragraf, yang ditunjukkan oleh nilai rata-rata kelas di bawah KKTP. Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kolaboratif yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 22 siswa, terdiri atas 12 perempuan dan 10 laki-laki. Data dikumpulkan melalui tes (pre-test, evaluasi Siklus I, dan Siklus II) serta nontes berupa observasi aktivitas guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Guided Inquiry meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar. Skor rata-rata aktivitas siswa meningkat dari 72,38 (Baik) pada Siklus I menjadi 86,02 (Sangat Baik) pada Siklus II, sedangkan aktivitas guru meningkat dari 77,5% (Baik) menjadi 93,75% (Sangat Baik). Ketuntasan hasil belajar juga mengalami peningkatan, yaitu dari 27,27% (6 siswa) dengan rata-rata 52,5 pada pre-test, menjadi 72,72% (16 siswa) dengan rata-rata 72,95 pada Siklus I, dan mencapai 86,36% (19 siswa) dengan rata-rata 85,22 pada Siklus II, sehingga melampaui indikator keberhasilan klasikal sebesar 80%.