Kecanduan gadget pada siswa sekolah dasar menjadi salah satu permasalahan yang semakin mendapat perhatian karena dapat memengaruhi perkembangan akademik, sosial, emosional, dan perilaku peserta didik. Guru kelas memiliki peran penting dalam melakukan upaya pencegahan melalui layanan bimbingan preventif agar penggunaan gadget berlangsung secara sehat dan bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model tindakan preventif guru kelas dalam mengurangi kecanduan gadget pada siswa sekolah dasar melalui layanan bimbingan preventif. Penelitian menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif. Data penelitian berupa data sekunder yang diperoleh dari sepuluh artikel ilmiah nasional dan internasional yang diterbitkan pada tahun 2020–2025. Pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan teknik analisis isi (content analysis) yang meliputi identifikasi, seleksi, reduksi, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindakan preventif guru kelas yang efektif meliputi pemberian layanan informasi mengenai penggunaan gadget secara bijaksana, penguatan literasi digital, penanaman pendidikan karakter, pelaksanaan bimbingan klasikal dan bimbingan kelompok, pemberian psikoedukasi, penerapan positive reinforcement, penyediaan kegiatan pembelajaran yang aktif, serta kolaborasi yang berkelanjutan antara guru, orang tua, dan sekolah. Model tindakan preventif tersebut mampu mendukung pengendalian penggunaan gadget sehingga dapat meminimalkan risiko kecanduan pada siswa sekolah dasar. Dengan demikian, layanan bimbingan preventif menjadi salah satu strategi yang efektif dalam membentuk perilaku penggunaan gadget yang sehat, bertanggung jawab, dan mendukung perkembangan optimal peserta didik.