Esa Yulimarta
STKIP Widyaswara Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Model Inquiry Based Learning (IBL) Menggunakan Media Wordwalll terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Murid Kelas V UPT SD Negeri 07 Mudiak Lawe Zahara Putri Yuni; Dian Sarmita; Esa Yulimarta
Lentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 19 No. 1 (2026): Lentera
Publisher : STKIP PGRI Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52217/nkw47171

Abstract

This research is motivated by the low reading comprehension ability of students in class V of UPT SD Negeri 07 Mudiak Lawe, Sungai Pagu District, South Solok Regency. The purpose of this study is to determine the influence of the Inquiry Based Learning (IBL) learning model using Wordwall media on students' reading comprehension skills. This study uses a quantitative approach with a one-group pretest-posttest design research. The population and sample of this study are all students of class V UPT SD Negeri 07 Mudiak Lawe with a total of 20 students. The instrument used is in the form of an objective test that has been tested for validity. The results showed that students' reading comprehension ability after treatment was higher than before being treated. This is evidenced by the results of the hypothesis test analysis that the significance value  of the pretest and posttest of students is 40.61 ˃ 2.093. So it can be stated that H0 is rejected and H1 is accepted. Thus, it can be concluded that there is a significant influence in the application  of the Inquiry Based Learning (IBL) learning model using Wordwall media on the reading comprehension ability of students in grade V of UPT SD Negeri 07 Mudiak Lawe, Sungai Pagu District, South Solok Regency.
MODEL TINDAKAN PREVENTIF GURU KELAS DALAM MENGURANGI KECANDUAN GADGET PADA SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI LAYANAN BIMBINGAN PREVENTIF Eka Puji Lestari; Peki Fitra Sandi; Esa Yulimarta; Nurfazlin Nova; Yosi Lara Jenita
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.5818

Abstract

Kecanduan gadget pada siswa sekolah dasar menjadi salah satu permasalahan yang semakin mendapat perhatian karena dapat memengaruhi perkembangan akademik, sosial, emosional, dan perilaku peserta didik. Guru kelas memiliki peran penting dalam melakukan upaya pencegahan melalui layanan bimbingan preventif agar penggunaan gadget berlangsung secara sehat dan bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model tindakan preventif guru kelas dalam mengurangi kecanduan gadget pada siswa sekolah dasar melalui layanan bimbingan preventif. Penelitian menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif. Data penelitian berupa data sekunder yang diperoleh dari sepuluh artikel ilmiah nasional dan internasional yang diterbitkan pada tahun 2020–2025. Pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan teknik analisis isi (content analysis) yang meliputi identifikasi, seleksi, reduksi, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindakan preventif guru kelas yang efektif meliputi pemberian layanan informasi mengenai penggunaan gadget secara bijaksana, penguatan literasi digital, penanaman pendidikan karakter, pelaksanaan bimbingan klasikal dan bimbingan kelompok, pemberian psikoedukasi, penerapan positive reinforcement, penyediaan kegiatan pembelajaran yang aktif, serta kolaborasi yang berkelanjutan antara guru, orang tua, dan sekolah. Model tindakan preventif tersebut mampu mendukung pengendalian penggunaan gadget sehingga dapat meminimalkan risiko kecanduan pada siswa sekolah dasar. Dengan demikian, layanan bimbingan preventif menjadi salah satu strategi yang efektif dalam membentuk perilaku penggunaan gadget yang sehat, bertanggung jawab, dan mendukung perkembangan optimal peserta didik.