Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dinamika Spasial Permukiman dalam Transisi Agraris-Urban di Kecamatan Torue Tahun 2004–2024: Spatial Dynamics of Settlements in the Agrarian-Urban Transition in Torue District, 2004–2024 Iwan Setiawan Basri; Siti Nur Aziza; Khairinrahmat; Deltri Dikwardi Eisenring; Rosmiaty Arifin
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 9: September - 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i9.11845

Abstract

Perkembangan permukiman di Kecamatan Torue selama periode 2004–2024 menunjukkan transformasi spasial yang dipengaruhi oleh perubahan penggunaan lahan, perkembangan jaringan jalan, dan meningkatnya aktivitas ekonomi. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika spasial permukiman dalam transisi agraris–urban di Kecamatan Torue. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif-spasial melalui interpretasi citra satelit, digitasi, overlay peta, observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kecamatan Torue mengalami transisi agraris–urban secara bertahap. Perubahan penggunaan lahan menjadi pemicu transformasi, perkembangan jaringan jalan meningkatkan aksesibilitas dan pertumbuhan permukiman, sedangkan kepadatan bangunan masih menunjukkan perkembangan horizontal. Perubahan tersebut membentuk morfologi permukiman dari pola memanjang dan tersebar menuju kombinasi pola memanjang dan terpusat. Segmen I berciri agraris, Segmen II merupakan kawasan transisi, dan Segmen III berkembang sebagai pusat pertumbuhan. Penelitian ini menghasilkan model konseptual dinamika spasial permukiman sebagai dasar perencanaan wilayah pada kawasan transisi agraris–urban. Settlement development in Torue District during 2004–2024 reflects spatial transformation driven by land use change, road network expansion, and increasing economic activities. This study aims to analyze the spatial dynamics of settlements during the agrarian–urban transition in Torue District. A qualitative spatial-descriptive approach was employed using satellite image interpretation, digitization, map overlay, field observation, documentation, and interviews. The results indicate that Torue District has undergone a gradual agrarian–urban transition. Land use change acted as the initial driver of transformation, while road network expansion improved accessibility and stimulated settlement growth. Although building density increased, development remained predominantly horizontal. These processes transformed settlement morphology from predominantly linear and dispersed patterns into a combination of linear and clustered forms. Segment I retained its agrarian character, Segment II represented the transitional area, and Segment III emerged as the primary growth center. The study proposes a conceptual model of settlement spatial dynamics to support spatial planning in agrarian–urban transition areas.