Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

OPTIMALISASI PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN DALAM PENATALAKSANAAN PERTOLONGAN PERTAMA SNAKEBITE DI SMA NEGERI 1 SOKARAJA Kakha Agniansyah; Magenda Bisma Yudha; Surtiningsih Surtiningsih
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 5 (2026): Vol. 7 No. 5 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i5.62125

Abstract

Gigitan ular (snakebite) merupakan kondisi kegawatdaruratan yang dapat menyebabkan kerusakan jaringan, gangguan sistemik, kecacatan, hingga kematian apabila tidak memperoleh pertolongan yang cepat dan tepat. Rendahnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memberikan pertolongan pertama masih menyebabkan dilakukannya tindakan yang tidak sesuai, seperti mengikat ekstremitas dengan kuat, menyayat luka, dan mengisap bisa ular. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam melakukan pertolongan pertama pada kasus snakebite. Kegiatan dilaksanakan pada 13 April 2026 di SMA Negeri 1 Sokaraja dengan melibatkan 35 siswa kelas XII yang dipilih secara acak dari 10 kelas. Pelaksanaan kegiatan meliputi pengisian pre-test, pemberian edukasi melalui ceramah dan media PowerPoint, pemutaran video demonstrasi, praktik pertolongan pertama, serta evaluasi melalui post-test dan lembar ceklis keterampilan. Sebagian besar peserta berusia 17 tahun, yaitu 23 orang (65,7%), dan berjenis kelamin laki-laki sebanyak 20 orang (57,1%). Sebelum edukasi, tingkat pengetahuan peserta berada pada kategori cukup sebanyak 20 orang (57,1%), kurang sebanyak 14 orang (40,0%), dan baik sebanyak 1 orang (2,9%). Setelah edukasi, sebanyak 32 peserta (91,4%) memiliki pengetahuan baik dan 3 peserta (8,6%) memiliki pengetahuan cukup. Sebelum edukasi dan demonstrasi, sebanyak 33 peserta (94,3%) berada pada kategori tidak kompeten dan 2 peserta (5,7%) cukup kompeten. Setelah intervensi, seluruh peserta sebanyak 35 orang (100%) berada pada kategori kompeten. Edukasi yang disertai video dan demonstrasi dapat meningkatkan pengetahuan serta keterampilan siswa dalam memberikan pertolongan pertama pada kasus snakebite.