Real Fandi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDIDIKAN SAINS TRANSFORMATIF: TINJAUAN SISTEMATIS PEMBELAJARAN BERBASIS AKSI DALAM EDUCATION FOR SUSTAINABLE DEVELOPMENT (ESD) DI SEKOLAH Real Fandi; Imroatun Nadifah; Yuni Nisa Widiyanti; Asri` Widowati
Proceeding Seminar Nasional IPA 2026
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Integrasi Education for Sustainable Development (ESD) ke dalam pendidikan sains formalmerupakan tantangan yang masih kurang dikaji secara empiris, khususnya terkait mekanismedi mana pendekatan pedagogis berbasis aksi dapat menghasilkan peningkatan kompetensi yangterukur dan perubahan perilaku berkelanjutan pada peserta didik. Systematic review inibertujuan mensintesis bukti empiris internasional mengenai peran guru dalam memfasilitasiESD berbasis aksi pada pendidikan sains tingkat sekolah, dengan perhatian khusus padaintegrasi kurikulum, struktur dukungan institusional, dan dampak keberlanjutan jangkapanjang. Menggunakan panduan PRISMA 2020, pencarian terstruktur dilakukan pada Scopus,Web of Science, dan Education Resources Information Center (ERIC), menghasilkan 311rekaman awal. Setelah penyaringan multi-tahap terhadap kriteria inklusi-eksklusi yang telahditetapkan, 14 artikel dipertahankan untuk sintesis tematik dengan penilaian kualitasmenggunakan Mixed Methods Appraisal Tool (MMAT). Analisis tematik mengidentifikasiempat domain konvergen: (1) integrasi kurikulum dan relevansi kontekstual; (2) ESD berbasisaksi sebagai mekanisme pengembangan keterampilan abad ke-21; (3) peran guru dan dukunganinstitusional; serta (4) transformasi perilaku berkelanjutan jangka panjang. Temuanmenunjukkan bahwa ESD berbasis aksi terbukti efektif mengembangkan berpikir kritis,kreativitas, komunikasi, dan empati siswa sekaligus memfasilitasi internalisasi perilakuberkelanjutan jangka panjang apabila didukung kebijakan institusional yang memadai.Disparitas signifikan ditemukan antara implementasi ESD di sekolah swasta dan negeri, sertaself-efficacy guru sangat rentan terhadap regresi tanpa pengembangan profesional yangtertanam dalam praktik.
Eksplorasi Eksistensi Komponen “Art” dalam Pembelajaran STEAM: Analisis Bibliometrik (2010–2024) Putri Bunga Aisyah Pohan; Adinda Rosi Felicia; Achmad Nur Rochim; Real Fandi
Proceeding Seminar Nasional IPA 2026
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi eksistensi komponen “Art” dalam pendekatanScience, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics (STEAM) melalui analisisbibliometrik terhadap literatur pendidikan global pada periode 2010–2024. Permasalahanutama dalam penelitian ini adalah ketidakseimbangan integrasi art atau seni yang cenderungmasih diposisikan sebagai elemen pendukung dibandingkan sebagai komponen inti dalamSTEAM. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis bibliometrikterhadap 689 artikel yang diperoleh dari basis data Scopus, dengan mengacu pada pedomanPRISMA. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak Biblioshiny, VOSviewer, danPublish or Perish untuk mengidentifikasi tren publikasi, artikel dengan sitasi tertinggi,kontribusi negara, hubungan antar kata kunci, serta perkembangan tema penelitian. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa tren publikasi STEAM mengalami peningkatan signifikan,terutama setelah tahun 2015, dengan pergeseran dari tahap pengenalan Art menuju integrasidalam praktik pembelajaran dan adaptasi dalam konteks teknologi serta pendekataninterdisipliner. Kontributor utama penelitian didominasi oleh negara maju, khususnya AmerikaSerikat, Korea Selatan, dan China. Meskipun demikian, hasil analisis menunjukkan bahwakomponen “Art” masih berada pada posisi integrated but not yet equal, yaitu telah terintegrasitetapi belum sepenuhnya setara dengan disiplin STEM. Penelitian ini menegaskan pentingnyapenguatan peran Art dalam STEAM untuk mewujudkan pembelajaran yang lebih seimbang,kreatif, dan relevan dengan tuntutan abad ke-21.