Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi eksistensi komponen “Art” dalam pendekatanScience, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics (STEAM) melalui analisisbibliometrik terhadap literatur pendidikan global pada periode 2010–2024. Permasalahanutama dalam penelitian ini adalah ketidakseimbangan integrasi art atau seni yang cenderungmasih diposisikan sebagai elemen pendukung dibandingkan sebagai komponen inti dalamSTEAM. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis bibliometrikterhadap 689 artikel yang diperoleh dari basis data Scopus, dengan mengacu pada pedomanPRISMA. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak Biblioshiny, VOSviewer, danPublish or Perish untuk mengidentifikasi tren publikasi, artikel dengan sitasi tertinggi,kontribusi negara, hubungan antar kata kunci, serta perkembangan tema penelitian. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa tren publikasi STEAM mengalami peningkatan signifikan,terutama setelah tahun 2015, dengan pergeseran dari tahap pengenalan Art menuju integrasidalam praktik pembelajaran dan adaptasi dalam konteks teknologi serta pendekataninterdisipliner. Kontributor utama penelitian didominasi oleh negara maju, khususnya AmerikaSerikat, Korea Selatan, dan China. Meskipun demikian, hasil analisis menunjukkan bahwakomponen “Art” masih berada pada posisi integrated but not yet equal, yaitu telah terintegrasitetapi belum sepenuhnya setara dengan disiplin STEM. Penelitian ini menegaskan pentingnyapenguatan peran Art dalam STEAM untuk mewujudkan pembelajaran yang lebih seimbang,kreatif, dan relevan dengan tuntutan abad ke-21.