Penelitian ini bertujuan mengetahui kelayakan serta kemampuan media video “Jejak Si Rena” dalam meningkatkan perilaku prososial anak di TK PGRI 2 Lawang. Penelitian menerapkan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Produk yang dikembangkan berupa media video pembelajaran yang dirancang sesuai ciri khusus anak usia dini untuk menstimulasi perilaku prososial. Total subjek penelitian 15 anak usia 4–5 tahun di TK PGRI 2 Lawang. Perilaku prososial yang diamati meliputi kemampuan berbagi (sharing), bekerja sama (cooperative), membantu (helping), dan empati (empathy). Kelayakan media dinilai melalui validasi ahli materi dan ahli media, sementara tingkat keefektifan produk tersebut dinilai melalui tahapan uji coba lapangan terbatas, uji coba lapangan yang diperluas, serta pengujian secara operasional. Temuan penelitian mencerminkan jika video edukatif “Jejak Si Rena” mendapatkan skor validasi sebesar 95% dari validator materi dan 98% dari validator media, sehingga termasuk dalam kategori sangat layak. Penerapan media tersebut juga memperlihatkan adanya perkembangan perilaku prososial pada anak, yang semula mencapai 40% pada tahap uji coba terbatas, kemudian meningkat menjadi 66% pada uji coba lapangan yang lebih luas, hingga mencapai 88% pada tahap uji operasional. Dengan demikian, berdasarkan keseluruhan temuan tersebut, video edukatif “Jejak Si Rena” bisa dikategorikan sebagai media yang layak, mudah diterapkan, dan efektif untuk dimanfaatkan dalam kegiatan pembelajaran guna mengembangkan perilaku prososial anak di TK PGRI 2 Lawang.