erlin marlinda
Universitas Adiwangsa Jambi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KESULITAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL TKA DITINJAU DARI MATHEMATICAL PROFICIENCY DI MTS AL HIDAYAH KOTA JAMBI erlin marlinda; Dian Fitra; Menrisal
Jurnal Tunas Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2026): JURNAL TUNAS PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/pgsd.v9i1.4728

Abstract

Tes Kemampuan Akademik (TKA) merupakan asesmen berbasis kompetensi yang dirancang untuk mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi, penguasaan konsep, dan pemecahan masalah matematika. Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa masih terdapat siswa yang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal TKA karena tingginya tuntutan kemampuan matematis yang diperlukan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal TKA berdasarkan perspektif mathematical proficiency pada siswa kelas IX MTs Al Hidayah Kota Jambi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan variasi tingkat kesulitan siswa dalam mengerjakan soal TKA. Data dikumpulkan menggunakan tes tertulis atau ujian, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi metode/teknik dan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan paling dominan dialami siswa pada tahap merencanakan penyelesaian dan melaksanakan rencana. Berdasarkan kerangka mathematical proficiency, kelemahan utama terletak pada aspek conceptual understanding, strategic competence dan procedural fluency. Kesulitan tersebut dipengaruhi oleh rendahnya penguasaan konsep, minimnya latihan soal berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS), persiapan belajar yang kurang optimal, motivasi belajar yang rendah, serta tingginya beban kognitif. Penelitian ini menghasilkan sebuah model integratif yang menggambarkan hubungan antara faktor penyebab kesulitan belajar, komponen mathematical proficiency, tahapan pemecahan masalah Polya, dan hasil penyelesaian soal TKA. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam merancang pembelajaran matematika yang lebih berorientasi pada penguatan pemahaman konsep, kemampuan pemecahan masalah, serta kesiapan siswa menghadapi asesmen berbasis kompetensi.