Rasyid Alifiar Ramadhan. A
Universitas Riau

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Inflasi, Suku Bunga Riil, Nilai Tukar, dan Corruption Perception Index Terhadap Foreign Direct Investment di Indonesia Rasyid Alifiar Ramadhan. A; Syapsan; Cut Endang Kurniasih
JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 4 No. 2 (2026): October
Publisher : CV. Muris Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62421/jibema.v4i2.784

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara berkembang yang memanfaatkan peng­gu­naan investasi sebagai alat penunjang pertumbuhan ekonominya, investasi di pasar asing pun dibagi menjadi dua jenis yaitu Investasi Asing Langsung (Foreign Direct Investment/FDI) dan Investasi Porto­folio Asing (Foreign Portofolio Investment/FPI), dimana Foreign Direct Investment merupakan bentuk investasi yang dilakukan dengan tujuan memperoleh kendali aktif terhadap aset, properti, atau perusa­haan yang berlokasi di negara penerima investasi. Foreign Direct Investment (FDI) memiliki peran strategis sebagai salah satu sumber pembiayaan yang mendukung pembangunan ekonomi di Indonesia. Besarnya arus FDI dipengaruhi oleh berbagai kondisi makroekonomi serta kualitas tata kelola pemerintahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi, suku bunga riil, nilai tukar, dan Corruption Perception Index (CPI) terhadap Foreign Direct Investment (FDI) di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data sekunder berbentuk time series periode 2000–2024 yang dianalisis dengan metode Autoregressive Distributed Lag (ARDL) menggunakan aplikasi Eviews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan inflasi, suku bunga riil, nilai tukar, dan Corruption Perception Index (CPI) berpengaruh signifikan terhadap Foreign Direct Investment (FDI) di Indonesia.