Mohammad Asyfiya Hamida Rodyansah
Universitas Negeri Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS TANTANGAN GURU PJOK DALAM MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) PADA PEMBELAJARAN SEPAK BOLA KELAS V SEKOLAH DASAR Mohammad Asyfiya Hamida Rodyansah; Dedi Prestiadi; Irawan Bagus Satriyo
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v6i3.6998

Abstract

Pembelajaran sepak bola di sekolah dasar menghadirkan berbagai tantangan bagi guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), terutama karena perbedaan kemampuan teknik dasar siswa, pengelolaan kelas, keterbatasan sarana, waktu pembelajaran, dan rendahnya kepercayaan diri sebagian siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis tantangan guru PJOK dalam menerapkan model Teams Games Tournament (TGT) pada pembelajaran sepak bola kelas V sekolah dasar serta mengidentifikasi dampaknya terhadap keaktifan siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang melibatkan 27 siswa kelas V dan guru PJOK di SDN Bunulrejo 2. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama guru meliputi heterogenitas kemampuan siswa, pengelolaan kelas yang lebih kompleks, keterbatasan sarana dan waktu, serta kepercayaan diri siswa. Guru mengatasinya melalui pembentukan kelompok heterogen, pendampingan, modifikasi permainan, pemberian motivasi, dan optimalisasi sarana. Penerapan TGT juga meningkatkan keaktifan gerak, keberanian, kerja sama, dan partisipasi siswa. Disimpulkan bahwa keberhasilan TGT sangat dipengaruhi oleh kompetensi pedagogik, manajerial, kreativitas, dan fleksibilitas guru dalam mengelola pembelajaran.