Putri H, Eka
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI PROGRAM KKN MULTIDISIPLIN UNIWARA DALAM UPAYA PENINGKATAN KAPASITAS PENDIDIKAN, KESEHATAN, DAN EKONOMI DIGITAL DI DESA PANDANREJO Fitriah, Nur; Prakoso, Firza Agung; Afandi, Akhmad; Al Bustomi, M. Yazid; Maretha N, Siti Rohmania; Putri H, Eka
Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat Vol 7, No 2 (2026): Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sawala.v7i2.72256

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bentuk pengabdian perguruan tinggi melalui penerapan pengetahuan dan pendampingan sesuai kebutuhan masyarakat. Artikel ini berfokus pada dua program KKN Multidisiplin Universitas PGRI Wiranegara (UNIWARA) di Desa Pandanrejo, yaitu digitalisasi UMKM melalui Google Maps dan QRIS serta pembuatan insinerator sederhana. Kegiatan dilaksanakan pada Agustus 2026 menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan identifikasi masalah, koordinasi, pelaksanaan, pendampingan, dan dokumentasi. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi, dan catatan pelaksanaan, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan digitalisasi menghasilkan pencantuman lokasi UMKM pada Google Maps dan fasilitasi QRIS bagi pelaku usaha di beberapa dusun Desa Pandanrejo. Pada bidang lingkungan, kegiatan menghasilkan satu unit insinerator sederhana yang dibuat pada 8–9 Agustus 2026 di lokasi pengelolaan sampah desa. Kegiatan tersebut diperkuat melalui sosialisasi pengelolaan sampah pada 28 Agustus 2026. Luaran kegiatan menunjukkan tersedianya fasilitas digital bagi UMKM dan sarana pendukung pengelolaan sampah. Namun, kegiatan belum menggunakan pengukuran sebelum dan sesudah sehingga belum dapat membuktikan peningkatan omzet, transaksi digital, pengurangan volume sampah, atau perubahan perilaku masyarakat secara kuantitatif. Evaluasi lanjutan diperlukan untuk mengukur keberlanjutan dan dampak program.