Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Inefisiensi Alokatif Input Kimia dan Rasionalitas Investasi Benih Hibrida pada Usahatani Jagung di Kecamatan Bulango Ulu Moh Muchlis Djibran; Yusriah Atikah Gobel; Merita Ayu Indrianti; Aditya Djaini; Maryam A. Labadjo
National Multidisciplinary Sciences Vol. 5 No. 5 (2026): Proceeding SEMARTANI 5
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/nms.v5i5.928

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi rasionalitas ekonomi penggunaan input produksi khususnya pestisida dan pupuk serta mengukur imbal hasil (return on investment, ROI) investasi benih hibrida pada usahatani jagung di lahan berbukit Kecamatan Bulango Ulu, Kabupaten Bone Bolango. Menggunakan data survei dari 91 petani responden yang dipilih melalui Simple Random Sampling, analisis dilakukan dengan pendekatan Regresi Linear Berganda yang dilengkapi kalkulasi Nilai Produk Marjinal (NPM) versus Harga Input (Px) dan estimasi ROI komparatif antara benih lokal dan benih hibrida. Seluruh prasyarat uji asumsi klasik telah terpenuhi. Hasil penelitian mengungkapkan dua temuan utama yang saling melengkapi: pertama, penggunaan pestisida (β = −47,990; Sig. = 0,403) dan pupuk (β = −51,441; Sig. = 0,384) menunjukkan koefisien negatif yang mengindikasikan terjadinya jebakan pestisida (pesticide treadmill) dan inefisiensi alokatif pemupukan akibat mekanisme pencucian hara (nutrient runoff) pada lahan miring; kedua, benih hibrida (β = 164,362; t = 2,853; Sig. = 0,005) terbukti sebagai satu-satunya input yang memberikan dampak positif dan signifikan, dengan estimasi ROI yang secara substansial melampaui benih lokal. Implikasinya, strategi peningkatan produktivitas jagung di lahan marjinal seharusnya bergeser dari paradigma input-berat menuju input-cerdas: rasionalisasi dosis pestisida dan pupuk, disertai investasi konsisten pada benih hibrida unggul dan teknik konservasi tanah.