Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Analisis Kelayakan Ekonomi dan Manfaat Lingkungan Pertanian Organik untuk Keberlanjutan Jangka Panjang Yusriyah Atikah Gobel; Moh. Muchlis Djibran; Aditya Djaini; Emmy Hamidah
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 2 No 10 (2023): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v2i10.700

Abstract

Penelitian ini melakukan analisis bibliometrik yang komprehensif untuk mengeksplorasi kelayakan ekonomi dan manfaat lingkungan dari pertanian organik untuk keberlanjutan jangka panjang. Dengan mengumpulkan data secara sistematis dari basis data akademis terkemuka dan memanfaatkan alat VOSviewer untuk visualisasi data, penelitian ini mengungkap wawasan penting tentang lanskap pertanian berkelanjutan yang terus berkembang. Hasilnya menyoroti meningkatnya minat global terhadap pertanian organik, dengan lonjakan hasil penelitian selama beberapa tahun terakhir. Penelitian ini mencakup berbagai jenis publikasi, termasuk artikel, ulasan, dan makalah konferensi, yang menggarisbawahi sifat multifaset dari bidang ini. Jaringan kolaboratif di antara para penulis dan institusi menunjukkan upaya kolektif untuk mengatasi tantangan yang ditimbulkan oleh pertanian konvensional. Analisis kata kunci menunjukkan bahwa pertanian berkelanjutan, petani, dan penerapan praktik-praktik berkelanjutan merupakan tema utama dalam literatur. Tren yang muncul meliputi intensifikasi berkelanjutan, bahan bakar nabati, dan dampak perubahan iklim. Kesenjangan penelitian yang teridentifikasi menggarisbawahi perlunya eksplorasi lebih lanjut dalam bidang penilaian ekonomi jangka panjang dan studi spesifik lokasi. Analisis ini berkontribusi pada pemahaman peran pertanian organik dalam pertanian berkelanjutan, menawarkan panduan bagi para pembuat kebijakan, peneliti, dan pemangku kepentingan dalam upaya produksi pangan berkelanjutan.
Strategi Pengurangan Sampah Makanan Menggunakan Analisis Data dan Teknologi Aditya Djaini; Andi Haslinah; Hanifah Nurul Muthmainah
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 2 No 10 (2023): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v2i10.701

Abstract

Sampah makanan adalah masalah global utama yang berdampak pada ekonomi, lingkungan, dan masyarakat. Pendekatan inovatif diperlukan untuk mengatasi masalah ini, dan menggabungkan teknologi dan analisis data telah terbukti menjadi salah satu pendekatan yang tepat. Untuk menyelidiki lingkungan penelitian seputar inisiatif pengurangan sampah makanan dan hubungannya dengan teknologi dan analisis data, penelitian ini melakukan analisis bibliometrik. Kepenulisan bersama, kemunculan bersama kata kunci, dan jaringan kutipan bersama semuanya dianalisis, memperlihatkan kelompok penelitian dan area tematik yang penting. Dengan kelompok-kelompok yang mencakup pendekatan berbasis data untuk ketahanan pangan, kebijakan kota pintar, blockchain dan rantai pasokan makanan, pengolahan limbah organik, dan peran kecerdasan buatan dalam kelestarian lingkungan, hasilnya menyoroti sifat multidisiplin penelitian di bidang ini. Selain itu, analisis kejadian jangka panjang mengakui pengaturan lingkungan dan perkotaan yang lebih besar sambil menyoroti peran penting yang dimainkan oleh sampah, pengelolaan limbah, dan rantai pasokan makanan. Hasil penelitian ini menawarkan perspektif yang berharga bagi para akademisi dan pengambil keputusan, menyoroti pentingnya kerja sama multidisiplin, pendekatan berbasis data, dan penekanan pada aspek perkotaan dan lingkungan dalam mengatasi masalah rumit limbah makanan. Jalan studi yang prospektif mencakup melakukan evaluasi konten yang komprehensif, menyelidiki publikasi non-Inggris, dan mendorong solusi berbasis teknologi.
ANALISIS PRODUKSI PADI DI KECAMATAN LIMBOTO KABUPATEN GORONTALO Merita Ayu Indrianti; Yusriah A Gobel; Desrianti Hasan; Aditya Djaini; Moh. Muchlis Djibran
Jurnal Agriovet Vol. 7 No. 1 (2024): JURNAL AGRIOVET
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KAHURIPAN KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/qp1dxk88

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi padi di Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo. Sektor pertanian, khususnya subsektor tanaman pangan, merupakan penyumbang terbesar dalam perekonomian Indonesia dan berperan penting dalam meningkatkan pendapatan petani serta menciptakan lapangan kerja. Meskipun terdapat kebijakan subsidi harga pupuk untuk meningkatkan produksi, penelitian ini menemukan bahwa kemajuan teknologi dalam budidaya padi masih terbatas, yang berkontribusi pada perlambatan produksi beras sebagai makanan pokok. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi dengan model fungsi produksi Cobb-Douglas, yang melibatkan variabel luas lahan, jenis benih, penggunaan pupuk, dan tenaga kerja. Hasil analisis menunjukkan bahwa 93,70% variasi produksi padi dapat dijelaskan oleh variabel-variabel tersebut, dengan jenis benih memberikan pengaruh paling signifikan (81,26%). Selain itu, efisiensi teknis produksi padi di Kecamatan Limboto masih tergolong rendah, dengan rata-rata efisiensi untuk luas lahan per musim tanam tercatat sebesar 2,0874. Hasil uji simultan menunjukkan bahwa semua variabel bebas secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap produksi padi, dengan nilai F hitung sebesar 337,830 dan tingkat signifikansi 0,000. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pengambil kebijakan dan petani dalam meningkatkan produksi padi melalui pemanfaatan input yang lebih efisien dan penerapan teknologi yang lebih baik.
Review Progres Agropolitan pada Strategi dan Trend Ekspor Jagung di Gorontalo Hendra Haipi; Dewa Oka Suparwata; Merita Ayu Indrianti; Aditya Djaini
Student Scientific Creativity Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Student Scientific Creativity Journal
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sscj-amik.v4i3.6125

Abstract

. The Agropolitan Program based on corn commodities in Gorontalo Province aims to enhance agricultural productivity, improve farmers’ welfare, and strengthen the competitiveness of corn. This study examines the progress of program implementation and its impact on production, quality, export volume, and competitiveness. A quantitative approach was employed, utilizing SWOT analysis and the Revealed Comparative Advantage (RCA) method. Data were obtained from the Central Bureau of Statistics, relevant institutions, as well as limited observations and interviews.The results indicate that the Agropolitan Program has contributed positively to the expansion of harvested areas and increased corn production, particularly during the 2020–2024 period. This increase is not only evident in terms of quantity but has also begun to show improvements in the quality of yields, although these improvements are not yet evenly distributed across regions. However, export performance remains fluctuating, with unstable RCA values, indicating that the competitiveness of corn in the international market still faces various challenges.This condition is influenced by limitations in logistics infrastructure, weak farmer institutions, dependence on middlemen, and the suboptimal integration of the value chain from upstream to downstream. In addition, access to technology, financing, and market information remains a significant constraint that needs to be addressed. It is concluded that the success of the program requires strengthening institutional capacity, improving distribution efficiency, and implementing sustainable and integrated export policies to support the stability and long-term competitiveness of corn.
Soil Fertility Assessment and Spatio-Temporal Analysis of Paddy Field Change In Gorontalo Under LP2B Policy Yusriyah Atikah Gobel; Merita Ayu Indrianti; Aditya Djaini; Ivan Taslim
JURNAL AGRONOMI TANAMAN TROPIKA (JUATIKA) Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Agronomi Tanaman Tropika (JUATIKA) Vol. 8 No. 2 Mei 2026
Publisher : LPPM UNIVERSITAS ISLAM KUANTAN SINGINGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/juatika.v8i2.4998

Abstract

This study quantitatively assessed the intrinsic soil quality and spatio-temporal dynamics of paddy field conversion in Gorontalo Regency between 2017 and 2023, specifically under the Sustainable Food Agricultural Land (LP2B) policy. The fundamental inquiry of this research concerns the real efficacy of passive regulatory policy instruments in protecting agricultural natural capital against intense development pressures. Utilizing Sentinel satellite imagery and the Random Forest algorithm within the Google Earth Engine (GEE), detailed change detection and zonal analyses were performed. This was augmented by empirical field sampling and laboratory analysis to quantify the mean levels of critical soil fertility indicators, including Organic Carbon (OC) and Total Nitrogen (TN), in protected and newly established areas. A significant policy paradox was identified. While the regency experienced a net increase of 4,226.54 ha in total paddy field area, the legally protected LP2B zones suffered an undeniable net loss of 23.76 ha. Crucially, the soils lost from LP2B areas were intrinsically superior, exhibiting significantly higher mean levels of OC (3.15% vs. 1.88%) and TN (0.28% vs. 0.15%) compared to the newly established areas outside the LP2B boundary, which utilized lower-quality, marginal land. The most important findings highlight that the policy has failed to preserve the highest quality land, resulting in resource substitution (quality for quantity). This study strongly recommends the adoption of spatially targeted incentive strategies and the integration of a Weighted Land Loss Metric, based on soil fertility parameters, into policy monitoring to ensure the long-term sustainability and resilience of regional food production systems.
Karakteristik Sosial Ekonomi, Struktur Biaya Produksi, Dan Kontribusi Pendapatan Usahatani Padi Terhadap Kesejahteraan Rumah Tangga Petani Di Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango Yuyan Mahmud; Moh Muchlis Djibran; Aditya Djaini; Yusriyah Atikah Gobel; Dewa Oka Suparwata
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 3 No. 1 (2025): Januari - Maret
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v3i1.701

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis tiga dimensi yang saling berkaitan dalam usahatani padi di Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango, yaitu: (1) karakteristik sosial ekonomi petani padi sawah dan padi ladang; (2) struktur biaya produksi serta efisiensi penggunaan input pada kedua sistem usahatani; dan (3) kontribusi pendapatan usahatani padi terhadap kesejahteraan rumah tangga petani yang diukur melalui perbandingan terhadap garis kemiskinan, Upah Minimum Kabupaten (UMK), dan rata-rata pengeluaran rumah tangga berdasarkan publikasi BPS. Penelitian dilaksanakan menggunakan metode survei terhadap 64 responden, terdiri atas 43 petani padi sawah (simple random sampling, rumus Slovin α=15%) dan 21 petani padi ladang (sampling jenuh). Data primer dikumpulkan melalui wawancara terstruktur, sedangkan data sekunder bersumber dari BPS Kabupaten Bone Bolango dan Dinas Pertanian setempat. Analisis dilakukan secara deskriptif kuantitatif menggunakan formula standar usahatani (TC, TR, π, dan R/C Ratio). Hasil penelitian menunjukkan rata-rata umur petani 53 tahun, dengan pendidikan dominan SMA (36 persen) dan pengalaman berusahatani 10–30 tahun pada seluruh responden. Biaya tenaga kerja mendominasi struktur biaya variabel pada kedua sistem, yaitu 67,1 persen pada padi sawah dan 65,1 persen pada padi ladang. Pendapatan bersih per musim tanam mencapai Rp 3.907.744 untuk padi sawah dan Rp 3.003.523 untuk padi ladang, dengan R/C Ratio masing-masing 1,48 dan 1,59. Setelah dikonversi ke basis bulanan, pendapatan usahatani padi hanya mencapai 21,5 persen dan 16,5 persen UMK Bone Bolango, serta 52,2 persen dan 40,1 persen pengeluaran rumah tangga rata-rata. Temuan ini mengindikasikan bahwa usahatani padi belum mampu menjadi sumber pendapatan tunggal yang memadai, sehingga diversifikasi pendapatan non-farm menjadi strategi yang esensial bagi rumah tangga petani.