Biaya pakan merupakan salah satu komponen penting dalam usaha peternakan ayam broiler sehingga diperlukan inovasi yang dapat membantu meningkatkan efisiensi pemanfaatan pakan sekaligus memanfaatkan sumber daya lokal. Di sisi lain, limbah kulit buah dari rumah tangga, pasar, dan pedagang buah di sekitar Kecamatan Cempaka belum dimanfaatkan secara optimal dan sebagian masih dibuang sebagai limbah organik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Kelompok Ternak Sumber Djaya, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, dalam memanfaatkan limbah kulit buah menjadi eco-enzim serta mengenalkan pemanfaatannya sebagai aditif pakan ayam broiler. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melalui persiapan, penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, diskusi, pendampingan, monitoring, dan evaluasi. Kegiatan diikuti oleh 25 peserta. Hasil evaluasi menunjukkan kehadiran peserta mencapai 100%, keaktifan dalam diskusi dan brainstorming sekitar 70–80%, serta keterlibatan dalam praktik sekitar 85%. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi, terutama selama demonstrasi pembuatan eco-enzim. Pengetahuan peserta yang semula berada pada kisaran 50–60% meningkat menjadi 60–80% berdasarkan evaluasi setelah pelatihan. Beberapa peserta juga telah mampu mempraktikkan pembuatan eco-enzim dari limbah kulit buah. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan penyuluhan yang dipadukan dengan demonstrasi dan praktik langsung dapat meningkatkan penerimaan awal masyarakat terhadap teknologi pemanfaatan limbah organik. Pendampingan lanjutan diperlukan agar keterampilan tersebut dapat diterapkan secara konsisten dan berkelanjutan dalam usaha kelompok.