This Author published in this journals
All Journal Jurilma
Apriyanti Desma Putri
Universitas Mahaputra Muhammad Yamin

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Risiko Kredit Dan Efisiensi Operasional Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan Di Indonesia Periode Tahun 2020-2024 Wahyu Indah Mursalini; Afni Yeni; Apriyanti Desma Putri
Jurilma Vol. 3 No. 2 (2026): Desember 2026
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/jurilma.volume3number2.619

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh risiko kredit dan efisiensi operasional terhadap kinerja keuangan pada perusahaan subsektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024. Berdasarkan fenomena yang memberlatar belakangi terlihat adanya perubahan tingkat kredit bermasalah pada NPL, efisiensi operasional dan kinerja keuangan. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 47 perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh 20 perusahaan sebagai sampel penelitian. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan bantuan program Statistical Package for the Social Sciences (SPSS).Hasil penelitian menunjukkan bahwa persamaan regresi linier berganda yang diperoleh adalah Y =6,307 + -1,352X₁ + 0,414X₂ + e. Hasil uji t menunjukkan bahwa risiko kredit secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan dengan nilai t hitung sebesar -1,156 < t tabel sebesar 1,984 dan nilai signifikansi sebesar 0,251 > 0,05. Sementara itu, efisiensi operasional secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan dengan nilai t hitung sebesar 4,185 > t tabel sebesar 1,984 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Hasil uji F menunjukkan bahwa risiko kredit dan efisiensi operasional secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan dengan nilai F hitung sebesar 9,365 > F tabel sebesar 3,09 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Hasil uji koefisien determinasi (R²) sebesar 0,162 menunjukkan bahwa risiko kredit dan efisiensi operasional mampu menjelaskan kinerja keuangan sebesar 16,2%, sedangkan sisanya sebesar 83,8% dijelaskan oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa variabel efisiensi operasional merupakan variabel yang signifikan dalam model, sedangkan sebagian besar variasi kinerja keuangan dijelaskan oleh faktor lain di luar model.