p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Cinta Nusantara
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TANGGUNG JAWAB KETAT PENYELENGGARA E-WALLET ATAS HILANGNYA SALDO DANA Fauzan; Muhammad Iqbal; Fandini Putri; Mahyal Iqbal
Jurnal Cinta Nusantara Vol. 2 No. 02 (2024): April-Juni, Sosial Studies, and Technology
Publisher : CV. Bunda Ratu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini menganalisis perlindungan hukum pengguna e-wallet atas hilangnya saldo pada aplikasi DANA dalam sistem pembayaran digital. Berbeda dari skripsi sumber yang menekankan kebijakan keamanan, layanan pengaduan, dan pengembalian saldo, artikel ini memperkuat analisis melalui konstruksi tanggung jawab ketat berbasis presumption of liability. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan dukungan data empiris dari kasus dan wawancara dalam skripsi. Hasil kajian menunjukkan bahwa kehilangan saldo tidak cukup dipahami sebagai sengketa layanan, tetapi sebagai peristiwa hukum berlapis yang menyangkut perlindungan konsumen, keamanan sistem pembayaran, perlindungan data pribadi, dan pembuktian transaksi tidak sah. Penyelenggara e-wallet wajib membuktikan bahwa sistemnya aman, transaksi sah, dan kerugian bukan akibat kegagalan layanan. Artikel ini menawarkan model pemulihan saldo berbasis audit digital, pembalikan beban pembuktian, pengaduan berjenjang, dan pengawasan regulator. Kata Kunci: e-wallet, DANA, perlindungan konsumen, kehilangan saldo, tanggung jawab ketat
JASA TERHADAP NEGARA SEBAGAI ALASAN MERINGANKAN PIDANA FERDY SAMBO Fauzan; Herlin; Andi Sunardi; Rahimi; Khalilul Abrar
Jurnal Cinta Nusantara Vol. 1 No. 1 (2023): Januari-Maret, Education and Social Science Studies
Publisher : CV. Bunda Ratu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63754/jcn.v1i1.137

Abstract

Penelitian ini menganalisis pertimbangan hakim dalam menjadikan jasa terhadap negara sebagai alasan yang meringankan pidana pada Putusan Mahkamah Agung Nomor 813 K/Pid/2023. Perkara ini penting dikaji karena melibatkan Ferdy Sambo, pejabat tinggi Polri yang terbukti melakukan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat dan tindakan obstruction of justice. Penelitian menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mahkamah Agung mempertimbangkan tujuan pemidanaan modern, pengakuan kesalahan, sifat baik terdakwa, riwayat pengabdian sebagai anggota Polri, serta perkembangan politik hukum pidana nasional. Namun, dari perspektif keadilan dan prinsip equality before the law, alasan jasa terhadap negara problematis karena tindak pidana dilakukan oleh aparat penegak hukum yang menyalahgunakan jabatan. Pertimbangan tersebut perlu diterapkan secara objektif, proporsional, dan tidak mengabaikan korban maupun rasa keadilan masyarakat. Kata Kunci: Jasa terhadap negara, Pertimbangan hakim, Pembunuhan berencana, keadilan, pemidanaan