This Author published in this journals
All Journal PESHUM
Nurmilansari Nurmilansari
Universitas Muhammdiyah Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Ikatan Pelajar Muhammadiyah dalam Membentuk Karakter Religius Peserta Didik di MTs Muhammadiyah Mamajang Nurmilansari Nurmilansari; Syiva Fauziah; Abdul Rahman Nur; Ashabul Kahfi; Rahman Wahid
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 6: Oktober 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i6.20087

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) dalam membentuk karakter religius peserta didik di MTs Muhammadiyah Mamajang. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pembentukan karakter religius peserta didik melalui kegiatan organisasi sekolah yang mendukung pengamalan nilai-nilai keislaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas pembina IPM, Pengurus IPM, dan peserta didik MTs Muhammadiyah Mamajang. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PR IPM MTs Muhammadiyah Mamajang berperan sebagai motivator, pelaksana program keagamaan, dan teladan dalam membentuk karakter religius peserta didik. Peran tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan keagamaan, seperti salat dhuha berjamaah, tadarus Al-Qur’an, kajian Islam, kegiatan perkaderan PKDTM I, serta kajian dan praktik penyelenggaraan jenazah. Kegiatan-kegiatan tersebut memberikan kontribusi terhadap peningkatan kedisiplinan beribadah, kemampuan membaca Al-Qur’an, kepercayaan diri, serta pembentukan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Islam. Dengan demikian, IPM memiliki peran yang strategis dalam mendukung pembentukan karakter religius peserta didik melalui proses pembiasaan, motivasi, dan keteladanan yang dilakukan secara berkelanjutan.