Ahmad Fauzun Karim
Institut Agama Islam Al-Khairat Pamekasan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFISIENSI KINERJA PETANI MELALUI INOVASI ALAT PENABUR PUPUK DI DESA POLAGAN PAMEKASAN Ahmad Fauzun Karim; Cicik Aini; Ahmad Andri Budianto; Fatun; Ach. Mahfudz Abd. Qadir; Moh. Ramin; Mat Rosit
Ngejha Vol. 6 No. 1 (2026): Ngejha
Publisher : LP2M IAI Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/nja.v6i1.2473

Abstract

Sektor pertanian di Desa Polagan, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan memiliki potensi besar dalam menopang perekonomian lokal. Namun, proses pemupukan tanaman yang berjalan selama ini masih dilakukan secara manual atau konvensional, sehingga memerlukan alokasi waktu, tenaga kerja, dan ketelitian yang cukup besar. Kondisi tersebut melatarbelakangi pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat melalui inovasi teknologi tepat guna yang berjudul “Efisiensi Kinerja Petani melalui Inovasi Alat Penabur Pupuk di Desa Polagan Pamekasan”. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan, melatih, serta mengaplikasikan alat penabur pupuk guna meminimalkan beban kerja fisik petani dan mengoptimalkan efisiensi waktu pemupukan di lahan pertanian aktif. Metode pengabdian ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang menempatkan kelompok tani sasaran sebagai subjek aktif melalui siklus terencana. Tahapan pelaksanaan program meliputi: (1) persiapan dan identifikasi masalah, (2) pelaksanaan aksi (sosialisasi, demonstrasi plot/demplot, pelatihan operasional, dan distribusi unit alat), (3) pendampingan berkala serta evaluasi partisipatif, dan (4) formulasi Standar Operasional Prosedur (SOP) perawatan guna menjamin keberlanjutan teknologi. Program ini dilaksanakan secara bertahap selama kurun waktu satu bulan penuh pada tahun akademik 2025/2026.Hasil pelaksanaan program menunjukkan capaian yang signifikan, ditandai dengan terlaksananya sosialisasi intensif dan peningkatan pemahaman mekanis bagi para petani mengenai efisiensi sebaran dosis hara tanah. Melalui pelatihan praktik mandiri, petani berhasil menguasai teknik pengoperasian alat, pengisian bahan, hingga langkah pemeliharaan instrumen pasca-penggunaan. Berdasarkan indikator evaluasi di lapangan, pengaplikasian alat penabur pupuk ini terbukti mampu memangkas waktu kerja dan menghemat energi fisik petani secara signifikan jika dibandingkan dengan metode manual tradisional. Tantangan yang dihadapi berupa adaptasi awal penggunaan alat dan kondisi permukaan lahan pertanian yang tidak rata dapat diatasi melalui bimbingan teknik (troubleshooting) secara langsung. Keberadaan unit alat penabur pupuk ini menjadi alternatif teknologi sederhana yang fungsional bagi kelompok tani setempat dengan potensi keberlanjutan penggunaan yang tinggi melalui sistem pemakaian bersama secara mandiri.
Management of the Arabic Language Learning Program at the Arabic Language Center of As-Salafiyyah Islamic Boarding School, Pamekasan Madura Ahmad Fauzun Karim; Cicik Aini; Ach. Mahfudz Abd. Qadir; Alfiansyah Alfiansyah
Molang: Journal Islamic Education Vol. 4 No. 1 (2026): Molang: Journal Islamic Education
Publisher : LP2M IAI AL-KHAIRAT PAMEKASSAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jm.v4i1.2578

Abstract

As-Salafiyyah Islamic Boarding School in Pamekasan, Madura, is one of the pesantren that teaches its students in Arabic through the implementation of Arabic language instruction. The institution has produced many graduates who go on to teach Arabic. The effectiveness and success of its instruction are possibly due to Arabic being taught according to its original function, namely mutual communication. Arabic is therefore used as the medium of instruction, with teachers explaining and presenting learning materials in Arabic. Based on this, the researcher conducted a scientific study titled “Management of the Arabic Language Learning Program at As-Salafiyyah Islamic Boarding School, Pamekasan, Madura.” The study aims to: (1) understand the management of the language program, encompassing planning, organizing, actuating, and controlling; and (2) identify the supporting and inhibiting factors of the program. The researcher used a qualitative approach with a case study design. Data were collected through interviews, observation, and documentation, and analyzed using the Miles and Huberman model. The findings show that: (a) planning consists of setting objectives, determining learning activities, and selecting learning materials; (b) organizing includes establishing the organizational structure and appointing administrators and officials; (c) actuating consists of classroom management, implementing the learning process, and providing guidance to teachers; and (d) controlling is conducted through two types of monitoring, namely direct supervision and monitoring through evaluation. These four managerial functions align with the general principles and elements of management. Supporting factors include the prohibition of using Indonesian, the execution of the Arabic learning program, and continuous monitoring and mentoring. Inhibiting factors mainly include a shortage of teachers and fluctuating student motivation.