Lastri Lastri
Universitas HKBP Nommensen Medan, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH PENGELUARAN PEMERINTAH, INFLASI, DAN SUKU BUNGA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA Dwi Putri Ariska Br Nababan; Martin Luter Purba; Lastri Lastri
Elastisitas : Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 8 No. 2 (2026): Elastisitas, September 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/e-jep.v8i2.04

Abstract

Tujuan dari penelitian tersebut yakni mengetahui bagaimana Pengaruh Pengeluaran Pemerintah, Inflasi, dan Suku Bunga Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia. Model yang digunakan dalam menghitung yakni regresi linier berganda dengan menggunakan program SPSS versi 25. Data yang digunakan adalah data sekunder dari tahun 1995 hingga 2024 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Studi ini memperlihatkan bahwa Pengeluaran Pemerintah berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia. Inflasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia. Selanjutnya, Suku Bunga memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia. Nilai koefisien determinasi (R) sebesar 0,688 pada persamaan satu yang berarti bahwa variabel – variabel independen mampu menjelaskan keberagaman variabel dependen sebesar 68,8%. Nilai koefisien determinasi (R) sebesar 0,410 pada persamaan dua yang berarti bahwa variabel independen mampu menjelaskan keberagaman variabel dependen sebesar 41,0%.
ANALISIS PENGARUH LUAS LAHAN KARET, HARGA DOMESTIK KARET, DAN UPAH MINIMUM PROVINSI TERHADAP PRODUKSI PERKEBUNAN KARET PROVINSI SUMATERA UTARA Mariska Simanjorang; Jusmer Sihotang; Lastri Lastri
Elastisitas : Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 8 No. 2 (2026): Elastisitas, September 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/e-jep.v8i2.05

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh luas lahan karet, harga domestik karet, dan upah minimum provinsi terhadap produksi Perkebunan karet Provinsi Sumatera Utara. Model yang digunakan dalam menghitung yakni regresi linier berganda dengan menggunakan program SPSS versi 25. Pengumpulan data dimulai dari tahun 2000 sampai dengan tahun 2024. Hasil analisis data menunjukkan luas lahan berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi perkebunan karet Provinsi Sumatera Utara 2000-2024, harga domestik berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi perkebunan karet Provinsi Sumatera Utara 2000-2024, dan upah minimum provinsi berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi perkebunan karet Provinsi Sumatera Utara 2000-2024. Berdasarkan Uji F, secara bersama-sama luas lahan, harga domestik, dan upah minimum provinsi berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi perkebunan karet Provinsi Sumatera Utara 2000-2024.Kemudian berdasarkan Koefisien Determinasi (R2) sebesar 0,790 berarti 79,0% keragaman produksi karet Provinsi Sumatera Utara 2000-2024 dapat dijelaskan oleh variabel luas lahan, harga domestik, dan upah minimum provinsi dan sisanya 21,0% dapat dijelaskan variabel lain di luar model yang belum diteliti.
ANALISIS DINAMIKA PENDAPATAN PER KAPITA, ANGGARAN PENDIDIKAN DAN KESEHATAN TERHADAP INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DI INDONESIA Britania Mei Karina Nahampun; Elvis F. Purba; Lastri Lastri
Elastisitas : Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 8 No. 2 (2026): Elastisitas, September 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/e-jep.v8i2.03

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Pendapatan Perkapita, Anggaran Pendidikan Dan Kesehatan Terhadap Indeks Pembangunan Manusia Di Indonesia. Penelitian ini menggunakan model regresi linier berganda dengan menggunakan program IBM STATISTIC SPSS 25. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Statistik Indonesia (BPS). Hasil uji t menunjukkan bahwa pendapatan per kapita berpengaruh positif dan signifikan terhadap indeks pembangunan manusia di Indonesia, anggaran pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap indeks pembangunan manusia di Indonesia, anggaran kesehatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap indeks pembangunan manusia di Indonesia tahun 2000-2024. Berdasarkan uji F pendapatan per kapita, anggaran pendidikan dan anggaran kesehatan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap indeks pembangunan manusia di Indonesia. Berdasarkan kesimpulan tersebut, disarankan agar pendapatan per kapita serta anggaran pendidikan dan kesehatan harus dikelola dan dimanfaatkan secara efektif guna meningkatkan indeks pembangunan manusia di Indonesia. Selain itu, pemerintah perlu terus mendorong peningkatan pendapatan masyarakat, pemerataan kualitas pendidikan, dan pelayanan kesehatan guna pembangunan manusia di Indonesia meningkat serta kesejahteraan masyarakat dapat tercapai secara berkelanjutan.