Feerdjian Saputra Atuna
Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KAWASAN INDUSTRI KERAJINAN SEBAGAI ASET WISATA BUDAYA GORONTALO DENGAN KONSEP ARSITEKTUR NEO – VERNACULAR Frans Mitran Ajami; Feerdjian Saputra Atuna; Apriyanto A. Pahrun
Journal of Architecture and Urbanism Vol. 2 No. 1 (2024): JAU: Journal of Architecture and Urbanism
Publisher : Program Studi Arsitektur - Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62299/jau.v2i1.13

Abstract

Kabupaten Gorontalo di Provinsi Gorontalo, Indonesia, mempunyai kekayaan warisan budaya berupa kerajinan tradisional seperti tenun karawo dan kopiah karanji yang dikenal secara nasional dan internasional. Potensi industri kerajinan ini cukup menjanjikan, namun masih menghadapi kendala berupa keterbatasan permintaan, akses pasar yang tersebar, dan keterbatasan fasilitas produksi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang kawasan industri kerajinan sebagai aset wisata budaya yang mengedepankan konsep Arsitektur Neo-Vernakular untuk menjadi pusat edukasi dan promosi kerajinan Gorontalo kepada masyarakat dan wisatawan. Dengan menggunakan metode kualitatif, penelitian ini melibatkan observasi lapangan dan wawancara terbuka untuk memahami persepsi masyarakat dan mengidentifikasi kebutuhan desain. Hasil penelitian menunjukkan pentingnya pola sirkulasi linier dalam meminimalisir gangguan antar aktivitas di kawasan dan penyediaan fasilitas penunjang aktivitas pengrajin dan kenyamanan pengunjung. Dengan menerapkan desain yang tepat, diharapkan kawasan ini dapat meningkatkan daya saing dan keberlanjutan industri kerajinan Gorontalo sekaligus memperkuat identitas budaya lokal dan memberikan dampak ekonomi yang positif.