M Fauzhan Algiffari
Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PERANCANGAN TERMINAL TIPE B DENGAN KONSEP ARSITEKTUR NEO-VERNAKULAR DI KABUPATEN GORONTALO UTARA Siti Fatima; M Fauzhan Algiffari; Frans Mitran Ajami
Journal of Architecture and Urbanism Vol. 3 No. 1 (2025): JAU: Journal of Architecture and Urbanism
Publisher : Program Studi Arsitektur - Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62299/jau.v3i1.20

Abstract

Kabupaten Gorontalo Utara di Provinsi Gorontalo, Indonesia, memiliki warisan budaya yang kaya dan mencerminkan identitas, tradisi, serta nilai-nilai masyarakat lokal. Perancangan Terminal Tipe B di wilayah ini bertujuan tidak hanya menyediakan fasilitas transportasi yang fungsional, tetapi juga menghadirkan representasi identitas lokal melalui pendekatan arsitektur neo-vernakular. Konsep ini menggabungkan elemen-elemen arsitektur tradisional Gorontalo dengan kebutuhan fungsional dan teknologi modern. Desain dirancang dengan mempertimbangkan aspek keberlanjutan, efisiensi ruang, dan kenyamanan pengguna. Analisis budaya lokal, kondisi iklim, serta kebutuhan masyarakat dilakukan secara mendalam guna menghasilkan rancangan yang kontekstual dan relevan. Elemen-elemen seperti bentuk atap, pola dekoratif, serta penggunaan material lokal diadaptasi dengan pendekatan kontemporer untuk menciptakan identitas visual yang kuat sekaligus memenuhi standar teknis dan operasional Terminal Tipe B. Hasil perancangan ini diharapkan menjadi landmark baru yang memperkuat karakter daerah serta berkontribusi pada pengembangan infrastruktur transportasi yang berkelanjutan di Kabupaten Gorontalo Utara.
REDESAIN OBYEK WISATA PEMANDIAN POTANGA DI KOTA GORONTALO Elsonjaka Biya; M Fauzhan Algiffari; Hamzah F Rachman
Journal of Architecture and Urbanism Vol. 3 No. 1 (2025): JAU: Journal of Architecture and Urbanism
Publisher : Program Studi Arsitektur - Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Objek wisata memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu objek wisata yang mengalami penurunan fungsi adalah Pemandian Potanga di Kota Gorontalo. Kawasan yang dahulu menjadi destinasi favorit ini kini terbengkalai dan tidak lagi beroperasi optimal akibat kurangnya pengelolaan dan rusaknya infrastruktur pendukung. Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang (redesain) kawasan wisata Pemandian Potanga dengan mempertimbangkan tiga aspek utama, yaitu perbaikan infrastruktur, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan penguatan daya tarik kawasan (interest point). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi lapangan, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil perancangan menunjukkan bahwa penataan kembali jalur akses, penyediaan fasilitas umum, serta pengembangan area rekreasi dapat meningkatkan kenyamanan pengunjung dan memperkuat daya tarik kawasan. Redesain ini tidak hanya memulihkan fungsi wisata Pemandian Potanga, tetapi juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan memperkuat identitas wisata Kota Gorontalo. Oleh karena itu, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam perencanaan kawasan wisata berkelanjutan di daerah lain yang memiliki potensi serupa.
REVITALISASI PERMUKIMAN KUMUH DI DUSUN BARAT DESA SIPAYO DENGAN PENDEKATAN SUSTAINABLE ARCHITECTURE Faisal Ningo; Frans Mitran Ajami; M Fauzhan Algiffari
Journal of Architecture and Urbanism Vol. 2 No. 2 (2024): JAU: Journal of Architecture and Urbanism
Publisher : Program Studi Arsitektur - Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62299/jau.v2i2.22

Abstract

Permukiman kumuh merupakan persoalan kompleks yang umum dijumpai di wilayah perkotaan negara berkembang, termasuk Indonesia. Kondisi ini ditandai oleh rendahnya kualitas hunian, keterbatasan akses terhadap infrastruktur dasar, dan lingkungan yang tidak sehat. Penelitian ini berfokus pada upaya revitalisasi kawasan permukiman kumuh di Dusun Barat, Desa Sipayo, Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, melalui pendekatan arsitektur berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi lapangan, wawancara dengan masyarakat dan pemangku kepentingan lokal, serta dokumentasi visual. Analisis dilakukan terhadap aspek tapak, ruang, struktur, dan utilitas kawasan untuk merumuskan strategi penataan yang tepat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip arsitektur berkelanjutan mampu menghadirkan solusi holistik yang tidak hanya memperbaiki kondisi fisik kawasan, tetapi juga meningkatkan kualitas lingkungan sosial dan ekonomi masyarakat. Desain revitalisasi dirancang dengan mempertimbangkan integrasi fungsi-fungsi komunal, ruang terbuka hijau, dan sirkulasi yang efisien, serta penggunaan material yang ramah lingkungan. Pendekatan ini mendukung tercapainya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG 11), khususnya dalam menciptakan permukiman yang layak huni, inklusif, dan berketahanan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan kawasan serupa di daerah lain.
PERANCANGAN RESORT DI WISATA PANTAI KURENAI DENGAN KONSEP ARSITEKTUR NEO-VERNAKULAR Nurfita Ndeki; M Fauzhan Algiffari; Frans Mitran Ajami; Abd. Rasid Salim
Journal of Architecture and Urbanism Vol. 3 No. 1 (2025): JAU: Journal of Architecture and Urbanism
Publisher : Program Studi Arsitektur - Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia memiliki potensi wisata alam yang sangat besar, salah satunya terletak di Provinsi Gorontalo yang dikenal akan keindahan alamnya yang masih asri dan beragam. Pantai Kurenai di Kabupaten Bone Bolango merupakan salah satu destinasi unggulan dengan karakteristik alam tropis dan pesisir yang memikat. Namun, keterbatasan fasilitas akomodasi menjadi salah satu kendala dalam pengembangan kawasan ini sebagai tujuan wisata berskala nasional. Penelitian ini bertujuan untuk merancang resort di kawasan wisata Pantai Kurenai dengan pendekatan arsitektur Neo Vernakular, yang mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal Gorontalo dengan kebutuhan fungsional modern. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yang melibatkan observasi lapangan, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur guna memperoleh data primer dan sekunder terkait tapak, budaya lokal, serta kebutuhan wisatawan. Selain itu, dilakukan analisis mendalam terhadap aspek tapak, ruang, bentuk, struktur, dan utilitas untuk mendukung proses perancangan. Hasil dari penelitian ini adalah rancangan resort yang tidak hanya memenuhi fungsi akomodasi, namun juga mampu meningkatkan daya tarik wisata, memberdayakan masyarakat lokal, serta memperkuat identitas budaya melalui pendekatan arsitektur yang kontekstual dan berkelanjutan. Penerapan arsitektur Neo Vernakular dalam desain resort ini menghasilkan sebuah solusi arsitektural yang adaptif terhadap lingkungan alam dan sosial, serta berpotensi memberikan dampak ekonomi, sosial, dan budaya yang signifikan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan kawasan wisata berbasis kearifan lokal di Indonesia serta memberikan masukan bagi perencanaan destinasi wisata berkelanjutan di daerah lainnya.
PERANCANGAN KAWASAN ISLAMIC CENTER DENGAN KONSEP ARSITEKTUR EKOLOGI DI KECAMATAN WONOSARI Ajwar Agustian Rivai; M Fauzhan Algiffari; Abd. Rasyid Salim
Journal of Architecture and Urbanism Vol. 2 No. 2 (2024): JAU: Journal of Architecture and Urbanism
Publisher : Program Studi Arsitektur - Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia memiliki kekayaan budaya, agama, dan etnis yang sangat beragam. Salah satu sektor yang berkembang pesat adalah pariwisata, termasuk wisata religi yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Di tengah kemajuan zaman, terjadi penurunan pemahaman keagamaan di kalangan generasi muda Muslim, yang tidak diimbangi dengan tersedianya fasilitas keagamaan yang memadai di beberapa wilayah. Islamic Center sebagai pusat kegiatan keislaman dapat menjadi solusi untuk memperkuat identitas dan pemahaman keagamaan umat Islam, khususnya di wilayah mayoritas Muslim seperti Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo. Penelitian ini bertujuan untuk merancang kawasan Islamic Center dengan pendekatan Arsitektur Ekologi yang mampu mengakomodasi kegiatan keagamaan, sosial, pendidikan, dan budaya secara berkelanjutan serta selaras dengan lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi literatur. Hasil perancangan menunjukkan bahwa kawasan Islamic Center dirancang dengan zonasi terpadu, pemanfaatan energi alami, pengelolaan air hujan, serta ruang terbuka hijau yang mendukung kegiatan spiritual dan sosial masyarakat. Pendekatan Arsitektur Ekologi diterapkan untuk menciptakan lingkungan binaan yang ramah lingkungan dan berakar pada nilai-nilai Islam serta kearifan lokal.