Maulidya Octaviani
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisa Manajemen Waktu Dan Biaya Pada Proyek Modernisasi Pabrik Gula Dengan Menggunakan Metode Nilai Hasil: Analysis of Time and Cost Management in the Sugar Factory Modernization Project Using the Yield Value Method Ilham Asghori; Kusnul Yakin; Maulidya Octaviani
CONCRETE: Construction and Civil Integration Technology Vol. 1 No. 01: April 2023
Publisher : Dr. Soetomo University Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/concrete.v1i01.6167

Abstract

Pabrik Gula Djatiroto terletak di Desa Kaliboto Lor, Kecamatan Djatiroto, Kabupaten Lumajang. pabrik gula Djatiroto ini merupakan Pabrik terbesar di Pulau Jawa, baik dari luas areal kerjanya maupun kapasitas giling. pabrik gula Jatiroto didirikan pada tahun 1905 yang merupakan pabrik yang paling tua di Pulau Jawa. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan waktu penyelesaian proyek dan biaya akhir penyelesaian proyek. Pada penelitian ini akan diterapkan metode Earned Value Analysis untuk mengendalikan waktu dan biaya pelaksanaan proyek. Dari nilai indikator yang ada kemudian dilanjutkan dengan perhitungan varian waktu dan varian biaya sehingga didapatkan waktu dan biaya akhir proyek. Pengendalian waktu dan biaya dilakukan bila terdapat penyimpangan. Berdasarkan perhitungan dari nilai indikator serta nilai varian biaya dan varian waktu yang digunakan evaluasi bulan ke-27 pelaksanaan pembangunan Proyek Modernisasi Pabrik Gula Djatiroto, perkiraan waktu penyelesaian akhir proyek adalah 1369 hari atau terlambat 181 hari dari yang direncanakan yaitu 1188 hari kalender dengan estimasi biaya total penyelesaian proyek sebesar Rp.788.257.906.550 maka perlu dilakukan percepatan pelaksanaan proyek dengan alternatif penambahan jam kerja. kesimpulannya setelah pengendalian proyek diketahui nilai perkiraan waktu penyelesaian proyek adalah 1184 hari, dan nilai perkiraan biaya penyelesaian proyek adalah sebesar Rp.800.013.163.140.
Analisis Perbandingan Koefisien Di HSPK Surabaya 2023 Dan AHSP PUPR 2022 Terhadap Koefisien Aktual: Comparative Analysis of Coefficients in HSPK Surabaya 2023 and AHSP PUPR 2022 Against Actual Coefficients Anas Sholikin; Maulidya Octaviani; Rizki Astri Apriliani
CONCRETE: Construction and Civil Integration Technology Vol. 2 No. 01: April 2024
Publisher : Dr. Soetomo University Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/concrete.v2i01.8134

Abstract

Beton merupakan bagian dari material struktur bangunan yang terdiri dari campuran agregat halus, agregat kasar, semen dan air sebagai pengikat. Beton memiliki daya kuat tekan yang tinggi, namun lemah dalam menahan kuat tarik dan bersifat getas (brittle). Pemberian serat termasuk dapat memperbaiki kelemahan beton yaitu dapat memberi tulangan pada beton juga diantaranya serat nilon. Nilon memiliki sifat karakteristik yang baik pada durability dan daktilitas yang besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat mekanik beton normal dengan beton serat terhadap kuat tekan dan kuat tarik belah berdasarkan variasinya. Metode yang dipakai yaitu eksperimen. Mutu rencana f’c = 30 MPa, menggunakan nilon Ø0,6mm panjang ±8 cm bersimpul. Jumlah benda uji 60 buah yaitu kuat tekan 36 buah, kuat tarik belah 12 buah menggunakan silinder 15x30 cm dan porositas 12 buah menggunakan silinder 5x10 cm. Pengujian kuat tekan dilakukan saat beton berumur 7 14 dan 28 hari, kuat tarik belah dan porositas 28 hari. Hasil pengujian beton umur 28 hari menunjukkan nilai kuat tekan maksimum terdapat pada variasi 1,25% yaitu 26,22 MPa mengalami peningkatan 26,4% dibandingkan dengan beton normal 0% yaitu 20,75 MPa. Sedangkan nilai kuat tarik belah menurun secara berturut seiring dengan pertambahan variasi dimana maksimum terdapat pada variasi 0% maupun 1% menghasilkan nilai yang sama yaitu 2,74 MPa, pada variasi 1,25% dan 1,5% yaitu 2,69 MPa dan 2,59 MPa mengalami penurunan 1,9% dan 5,7% dari beton normal. Ditarik kesimpulan bahwa beton normal memiliki daya kuat tekan 20,75 MPa dan kuat tarik belah 2,74 MPa, sedangkan beton serat nilon memiliki daya kuat tekan 26,22 MPa di variasi 1,25% dan kuat tarik belah 2,74 MPa di variasi 1% dan menghasilkan beton yang sedikit lebih daktail. Hal ini menunjukkan bahwa penambahan serat nilon dapat membantu meningkatkan nilai kuat tekan namun tidak dalam mengatasi kelemahan pada kuat tarik belah beton.