Nurul Jannah
Universitas Negeri Surabaya

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS SISTEM DRAINASE MENGGUNAKAN HEC-RAS 5.0.2 UNTUK PENANGANAN GENANGAN DI KAWASAN SEMOLOWARU – SURABAYA: DRAINAGE SYSTEM ANALYSIS USING HEC-RAS 5.0.2 FOR FLOODING HANDLING IN SEMOLOWARU AREA – SURABAYA Norman Sasongko; Nurul Jannah; Rizki Astri Apriliani
CONCRETE: Construction and Civil Integration Technology Vol. 2 No. 02: October 2024
Publisher : Dr. Soetomo University Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/concrete.v2i02.8712

Abstract

Kota Surabaya mengalami perkembangan yang sangat pesat dalam berbagai sektor, salah satunya adalah sistem drainase. Salah satu faktor dalam hal ini adalah adanya perubahan tata guna lahan dari persawahan menjadi lahan pemukiman, sehingga adanya pengurangan daerah resapan dan peningkatan koefisien pengaliran menjadi semakin besar. Wilayah Semolowaru di Surabaya bagian Timur merupakan salah satu kawasan penting, dimana terdapat fasilitas sosial ekonomi dan penunjang lainnya seperti pertokoan, permukiman, serta sarana pendidikan. Kawasan Jl. Semolowaru memiliki penampungan air yang berasal dari Saluran Primer Semolowaru serta Saluran Sekunder dan Tersier yang berasal dari perumahan-perumahan penduduk. Pada musim hujan, banyak penduduk mengeluhkan adanya banjir ataupun genangan yang tidak mampu ditampung oleh saluran eksisting tersebut. Mengacu pada keadaan tersebut, skripsi ini bertujuan menganalisis besar debit rencana 5 tahun pada kapasitas saluran eksisting serta menganalisis usaha untuk mencegah terjadinya banjir pada wilayah catchment area saluran Jl. Semolowaru. Metode penelitian dalam skripsi ini meliputi analisis hidrologi dan hidrolika. Analisis hidrologi meliputi analisis curah hujan maksimum, analisis distribusi frekuensi dan debit banjir rencana. Sedangkan analisis hidrolika meliputi perencanaan dimensi saluran menggunakan aplikasi HEC-RAS. Analisis hidrologi menghasilkan nilai curah hujan rencana (R24) Periode Ulang Hujan 5 tahun sebesar 34,857 mm yang didapat dari Stasiun Hujan Gubeng, Keputih dan Wonorejo. Analisis hidrolika menggunakan HEC-RAS menunjukkan adanya banjir di Saluran Tersier Semolowaru Utara dan Semolowaru Utara 3, serta Saluran Sekunder Semolowaru. Solusi genangan banjir dengan peningkatan kapasitas saluran drainase yang disarankan adalah perubahan dimensi Saluran Tersier 3 dan 4 menjadi 2,5 x 2; serta Saluran Sekunder menjadi 5 x 2,5. Usaha yang dapat dilakukan untuk mengatasi banjir di kawasan tersebut antara lain peningkatan kapasitas saluran, pembuatan kolam retensi dan resapan, penggunaan permeable pavement, pengelolaan ruang terbuka hijau, serta pemeliharaan rutin sistem drainase.
PERENCANAAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH TAMBAK MENGGUNAKAN METODE CONSTRUCTION WETLAND PADA SALURAN DRAINASE PT PBSB LOMBOK: PLANNING OF WASTEWATER TREATMENT INSTALLATION FOR POND USING THE CONSTRUCTION WETLAND METHOD ON PT PBSB LOMBOK DRAINAGE CHANNELS Dimas Septyan; Nurul Jannah; Rizki Astri Apriliani
CONCRETE: Construction and Civil Integration Technology Vol. 2 No. 02: October 2024
Publisher : Dr. Soetomo University Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/concrete.v2i02.8733

Abstract

Berkembangnya tambak udang di desa tambak sari menimbulkan persoalan baru dalam lingkungan. Persoalan yang muncul adalah akumulasi limbah yang mengakibatkan pencemaran, masih banyak pemilik tambak udang yang tidak melakukan pengolahan limbahnya. Melalui PERENCANAAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH TAMBAK diharapkan akan berdampak kepada keberlanjutan dari usaha tambak udang yang secara tidak langsung memberikan dampak baik terhadap lingkungan dan SDM sekitar. Dilihat dari segi keefektifannya, metode Constructed wetland mempunyai efisiensi penyisihan TSS hingga 97% dan dilihat dari segi lingkungan dapat meminimalisir aroma yang tak sedap apabila menggunakan model aliran Sub-Surface Flow. Metode yang digunakan dalam penelitian ini untuk mencapai tujuan dari penelitian antara lain: subjek penelitian, objek penelitian , tempat penelitian ,sumber data , pengumpulan data serta pengolahan data . Subjek penelitian ini adalah hasil survey saluran drainase di tambak milik PT PBSB Lombok yang bertpatan di daerah dadap Lombok timur. Analisa data yang dilakukan pada penelitian ini meliputi: parameter hasil uji kualitas air limbah, perhitungan volume air limbah dan perhitungan detail unit IPAL. Melihat kondisi tambak yang memiliki limbah sebesar 1.994,064 m3/hari maka dengan desain instalasi yang terdiri dari 8 tambak dengan 6 bak diantaranya bak ekualisasi, bak pengendapan awal, bak biofilter anaerob, bak biofilter aerob, bak pengendapan akhir, dan bak pengolahan lumpur. Desain IPAL tambak udang didapatkan total debit limbah yaitu sebesar 1.994,064 m3/hari. Rancangan rangkaian bak antara lain bak ekualisasi dengan dimensi 19 m x 9,5 m x 2,5 m; bak pengendapan awal dengan dimensi 60 m x 30 m x 3 m; bak biofilter anaerob dengan dimensi 120 m x 60 m x 3 m; bak biofilter aerob dengan dimensi 120 m x 60 m x 3 m; bak pengendapan akhir dengan dimensi 60 m x 30 m x 3 m; dan bak pengolah lumpur dengan diameter 60 m dan tinggi 5 m. Dengan volume harian air limbah sebesar 1,994,064 m³ dan kapasitas pengolahan per unit CW sebesar 249,258 m³, dibutuhkan 8 unit Constructed Wetland untuk mengolah air limbah tambak secara efektif. Perhitungan ini memastikan bahwa setiap unit CW dapat menangani beban air limbah yang masuk dan mencapai standar kualitas efuen yang ditetapkan., METODE CONSTRUCTION WETLAND dapat dijadikan alternatif yang efisien dan berkelanjutan dalam pengolahan air limbah tambak, khususnya di kawasan PT PBSB Lombok.
ANALISIS RISIKO KECELAKAAN KERJA DENGAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS MENGGUNAKAN APLIKASI EXPERT CHOICE V.11: ANALYSIS OF WORKPLACE ACCIDENT RISK WITH ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS METHOD USING EXPERT CHOICE V.11 APPLICATION Ardiaz Revanza; Maulidya Octaviani; Nurul Jannah
CONCRETE: Construction and Civil Integration Technology Vol. 2 No. 02: October 2024
Publisher : Dr. Soetomo University Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/concrete.v2i02.9185

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada proyek konstruksi sangatlah penting, tanpa adanya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada proyek konstruksi akan sangat berbahaya dan dapat meningkatkan tingkat kecelakaan pada proyek konstruksi. Kurangnya evaluasi pada sistem keselamatan dan kesehatan kerja pada proyek konstruksi akan berakibat buruk pada suatu perusahan. Pada proyek konstruksi kecelakaan kerja menjadi hal utama yang harus diperhatikan di perusahaan. Analisis risiko semakin penting dikarenakan akibat-akibat kecelakaan kerja yang dapat terjadi di proyek konstruksi semakin tinggi. Metode Analisa yang akan digunakan sebagai mencari kriteria kecelakaan adalah Analaytical Hierarchy Process (AHP), karena AHP mempunyai kelebihan dengan beberapa metode-metode lain, yaitu dengan penetapan bobot masing- masing kriteria yang dilakukan secara obyektif. Analaytical Hierarchy Process (AHP) menggunakan software Expert Choice version 11 terhadap jawaban dari kuesioner yang disebarkan kepada 35 responden dari pekerja proyek. Setelah dilakukan Analisa data, didapatkan tingkat risiko kecelakaan kerja pada proyek konstruksi tinggi. Faktor manusia menjadi faktor utama dalam kecelakaan kerja dengan tingkat skala cedera dan memiliki bobot 0.403 (40.3%), tingkatan skala berat dengan faktor lingkungan mendapatkan bobot 0.261 (26,1%), tingkat skala sedang dengan faktor peralatan mendapatkan bobot 0.175 (17.5%) dan yang terakhir tingkat skala ringan dengan faktor material mendapatkan bobot 0.160 (16%). faktor kriteria manusia menjadi penyebab tingkat kecelakaan kerja tertinggi dengan mendapatkan nilai persentase 40.3% dari 100%, pengendalian diadakan pelatihan dan pendidikan K3 terhadap tenaga kerja.