Septina Herawati
Unitomo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PENERAPAN K3 DENGAN METODE JOB SAFETY ANALYSIS (PADA PROYEK PENINGKATAN JALAN MASANGAN WETAN SUKODONO KABUPATEN SIDOARJO). : ANALYSIS OF K3 IMPLEMENTATION USING THE JOB SAFETY ANALYSIS METHOD (IN THE MASANGAN WETAN SUKODONO ROAD IMPROVEMENT PROJECT, SIDOARJO REGENCY). Septina Herawati; Maulidya Octaviani; Wisnu Abiarto
CONCRETE: Construction and Civil Integration Technology Vol. 2 No. 02: October 2024
Publisher : Dr. Soetomo University Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/concrete.v2i02.8914

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa proses penerapan keselamatan dan kesehatan kerja serta tindakan rekomendasi untuk mengantisipasi kecelakaan kerja pada proyek konstruksi Peningkatan Jalan Masangan Wetan - Sukodono di Kabupaten Sidoarjo. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis riset/ penelitian kuantitatif deskriptif. Pengumpulan data melalui wawancara, kuesioner dan observasi. Data yang diperoleh pada penelitian ini dianalisis dengan metode Job Safety Analysis (JSA). Hasil penelitian bahwa: Potensi bahaya pada keseluruhan tahapan pekerjaan meliputi gangguan kesehatan pekerja karena polusi, kebakaran iritasi kulit, terbentur, terkena pecahan material, dan sengatan listrik, Kecelakaan akibat pekerja terkena sengatan aliran listrik atau terkena gas berbahaya. Resiko kecelakaan kerja pada keseluruhan tahapan pekerjaan meliputi tertabrak di jalan, tertimpa alat berat, terkena aspal panas, Tertimpa; Terjatuh; Terkena benda-benda (kecuali benda jatuh); Terjepit benda; Terkena arus listrik; Pengaruh suhu yang tinggi; Berkontak dengan bahan berbahaya. Sehingga perlu tindakan rekomendasi untuk mengantisipasi kecelakaan kerja pada jalan Desa Sukodono - Masangan Wetan di Kabupaten Sidoarjo. Persentase penilaian risiko dari potensi bahaya adalah: 25% beresiko tinggi, 58% berisiko medium dan 17% berisiko rendah. Sedangkan persentase penilaian risiko dari Resiko Kecelakaan Kerja adalah: 21% beresiko tinggi, 19% berisiko medium dan 60% berisiko rendah