Literasi teknologi merupakan keterampilan esensial bagi siswa di era digital, terutama bagi komunitas imigran yang memiliki keterbatasan akses terhadap pendidikan formal. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi teknologi siswa di ICC Al Anshar Bahau, Negeri Sembilan, Malaysia, melalui pendekatan yang terstruktur dan interaktif. Metode yang diterapkan meliputi analisis kebutuhan, perencanaan program, pelaksanaan kegiatan, serta evaluasi dan tindak lanjut. Hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa siswa memiliki keterbatasan dalam memahami konsep keamanan siber, penyaringan informasi, dan etika digital. Sebagai solusi, program ini dirancang dengan modul pelatihan yang mencakup aspek-aspek utama literasi teknologi, diterapkan melalui metode pembelajaran interaktif serta didukung oleh evaluasi berbasis pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terhadap keamanan digital, verifikasi informasi, dan pemanfaatan teknologi untuk pembelajaran. Program ini memberikan dampak positif dalam membekali siswa dengan keterampilan digital yang diperlukan untuk menghadapi tantangan global. Tindak lanjut dari program ini mencakup pengembangan modul lanjutan serta pembentukan komunitas literasi digital di lingkungan sekolah. Dengan demikian, program ini menjadi model pemberdayaan pendidikan berbasis teknologi bagi komunitas imigran yang menghadapi keterbatasan akses terhadap pendidikan formal.