p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Buletin KKN Pendidikan
Honest Ummi Kaltsum
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan Kurikulum Modifikatif bagi Guru di Sekolah Dasar Inklusi Minsih; Rusnilawati; Imam Mujahid; Honest Ummi Kaltsum; Ummi Tadzkiroh; Alifah Raisia; Uslan; Endang Triwahyuni
Buletin KKN Pendidikan Vol. 6, No. 1, Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v6i1.11754

Abstract

Pendidikan segregatif atau sering dikenal sebagai sekolah khusus adalah lembaga pendidikan formal yang disediakan oleh pemerintah untuk anak-anak yang mengalami hambatan pertumbuhan dan perkembangan baik dari segi fisik, kognitif, sosial, maupun dari segi bahasa dan fisiologi, atau lebih dipahami oleh masyarakat umum sebagai sekolah yang sepenuhnya mengakomodasi anak-anak dengan kebutuhan khusus yang ingin mendapatkan pendidikan. Jumlah sekolah khusus yang terbatas dan peningkatan jumlah anak-anak berkebutuhan khusus di setiap wilayah mendorong pemerintah untuk memenuhi kebutuhan anak-anak berkebutuhan khusus. Keberadaan sekolah inklusif menjadi angin segar bagi keluarga anak-anak berkebutuhan khusus. Di Distrik Kartasura, beberapa sekolah telah menerapkan kurikulum inklusif untuk anak-anak berkebutuhan khusus yang ingin belajar di sana. Tujuan layanan ini adalah memberikan bantuan kepada beberapa sekolah yang ingin menerapkan kurikulum inklusif yang mengarah pada kurikulum modifikasi di SD dan MI di kecamatan Kartasura. Tahap layanan dilakukan secara bertahap: Sosialisasi program, Pengiriman konsep dan implementasinya, lokakarya dengan model MERDEKA: M: dimulai dari diri sendiri, E: Eksplorasi konsep, R: ruang kolaborasi, D: demonstrasi kontekstual, E: elaborasi pemahaman, K: koneksi antar materi, A: tindakan nyata. Pada tahap Tindakan Nyata, peserta diharuskan membuat presentasi dan menyebarkan hasil kerja kelompok mereka dalam menyusun kurikulum adaptif/modifikasi.
Penguatan Karakter Kerja Sama melalui Penyediaan dan Pemanfaatan Permainan Tradisional Gobak Sodor bagi Siswa Sekolah Dasar Anggip Agustian; Allvia Desi Purnamasari; Assifaa Tri Wahyuningsih; Honest Ummi Kaltsum
Buletin KKN Pendidikan Vol. 8, No. 1, Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v8i1.17077

Abstract

Penguatan karakter kerja sama merupakan salah satu aspek penting dalam pendidikan dasar yang perlu dikembangkan melalui kegiatan pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan menyenangkan. Namun, berkurangnya pemanfaatan permainan tradisional di lingkungan sekolah menyebabkan kesempatan siswa untuk mengembangkan kemampuan bekerja sama dan berinteraksi sosial menjadi semakin terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat karakter kerja sama siswa sekolah dasar melalui pemanfaatan permainan tradisional gobak sodor di SD Muhammadiyah Jatiyoso. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi tahapan observasi awal, koordinasi dengan pihak sekolah, perencanaan program, pelaksanaan pembuatan dan pengecatan lapangan gobak sodor, implementasi permainan, serta dokumentasi dan evaluasi kegiatan. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa penyediaan lapangan gobak sodor berhasil menghadirkan sarana bermain edukatif yang dimanfaatkan secara aktif oleh siswa pada saat waktu istirahat. Pelaksanaan permainan mendorong peningkatan komunikasi, koordinasi, tanggung jawab, sportivitas, dan kerja sama antarsiswa dalam setiap kelompok. Selain itu, program memberikan dampak positif terhadap terciptanya lingkungan sekolah yang lebih aktif, kolaboratif, dan mendukung implementasi pendidikan karakter berbasis budaya lokal. Keberadaan lapangan permainan yang bersifat permanen juga memberikan peluang bagi sekolah untuk memanfaatkan permainan tradisional secara berkelanjutan sebagai media pembelajaran dan penguatan karakter. Dengan demikian, permainan tradisional gobak sodor dapat menjadi alternatif media edukatif yang efektif dalam memperkuat karakter kerja sama siswa sekaligus mendukung implementasi pendidikan karakter di sekolah dasar.